Wisata

Begini Sensasi Makan Bakso Merapi di Warung Rakyat Bondowoso

Begini Sensasi Makan Bakso Merapi di Warung Rakyat Bondowoso Bakso merapi, salah satu menu andalan di Warung Rakyat di Kabupaten Bondowoso (FOTO: Moh Bahri/TIMES Indonesia).
Rabu, 23 Oktober 2019 - 20:02

TIMESINDONESIA, BONDOWOSO – Kuliner menjadi salah satu yang tak terpisahkan, dalam kehidupan sehari-hari. Banyak bermunculan kreasi menu unik, dan menarik. Salah satunya, Bakso Merapi di Warung Rakyat, Jalan HOS Cokroaminoto, Kelurahan Kademangan Bondowoso.

Jika pada umumnya bakso berbentuk bulat, namun bakso merapi bentuknya kerucut atau piramid, berbentuk gunung merapi.

Bakso-Merapi-2.jpg

Pada Bakso Merapi ini, saat dibelah akan ada lelehan cabai, layaknya larva panas yang keluar dari gunung merapi yang lagi aktif. Sehingga rasanya pun pedas nendang.

Owner Warung Rakyat, Endah Elminati mengatakan, bahwa Bakso Merapi berawal dari bakso kerucut

“Bentuknya memang kerucut kan, dan kenapa dikasih Merapi karena terinspirasi ke gunung, bentuknya yang kerucut terus dikasi pedes, seperti gunung Merapi kalau meletus kan keluar larvanya,” katanya pada TIMES Indonesia.

Perempuan asal Jember ini menjelaskan, bahwa Bakso Merapi itu murni adalah idenya. Sementara kalau bakso kerucut di google banyak.

“Ya memang dibuat pedes, karena kalau keluar larvanya otomatis kan panas, makanya rasanya super pedas, sehingga bikin panas telinga,” jelasnya, Rabu (23/10/2019).

Dijelaskan Endah, respon masyarakat sangat baik, karena di Bondowoso menu semacam ini belum ada. “Alhamdulilah mas cukup baik. Harganya pun murah, Rp 20.000 dengan ukuran yang segitu besarnya,” sambungnya.

Sementara itu, salah satu pengunjung, Sandi mengaku sangat puas saat menikmati Bakso Merapi. Apalagi bentuknya unik, kerucut.

“Enak, bikin kenyang, tentu yang paling khas adalah super pedas mas. Sampai keringetan saya,” aku dia saat dikonfirmasi, sembari mengusap keringat di keningnya.

Selain Bakso Merapi, di Warung Rakyat Bondowoso ini juga menyediakan menu unuk lainnya. Misalnya ayam pelakor dan nasi ranjau. (*)

Jurnalis : Moh Bahri
Editor : Faizal R Arief
Publisher : Rizal Dani
Sumber : TIMES Bondowoso

Komentar

Registration