Peristiwa - Nasional

3 Fakta Mengenai ST Burhanuddin, Jaksa Agung Baru Pilihan Jokowi

3 Fakta Mengenai ST Burhanuddin, Jaksa Agung Baru Pilihan Jokowi ST Burhanuddin diperkenalkan Presiden Joko Widodo sebagai Jaksa Agung saat pengumuman jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju di tangga beranda Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (23/10/2019). (Foto: Antara Foto/Wahyu Putro)
Rabu, 23 Oktober 2019 - 11:33

FOKUS BERITA

Kabinet Indonesia Maju

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah selesai melantik deretan nama untuk Menteri Kabinet Indonesia Maju. Selain Menteri, jabatan setingkat Menteri juga diumumkan seperti posisi Jaksa Agung.

Sebelumnya posisi Jaksa Agung ini diminta agar tidak diisi oleh orang dari Partai Politik. Seperti diketahui, pada periode 2014-2019, M Prasetyo yang merupakan kader Nasdem mengisi pos tersebut.

Desakan itu nampaknya didengarkan oleh Presiden Jokowi. Dia menunjuk ST Burhanuddin sebagai Jaksa Agung yang baru. Nama yang sebelumnya tak pernah diprediksi akan muncul dan menjabat posisi penting tersebut.

"Yang ke-38 Bapak ST Burhanuddin Jaksa Agung," kata Jokowi.

"Nggak ada yang tahu? Nanti tanya langsung ke Pak Burhan. Beliau menjaga independensi hukum, menegakkan supremasi hukum, dan membangun kemarin saya sudah sampaikan complain handling management ini harus diurus benar," ujar Jokowi saat mengenalkan posisi Jaksa Agung.

Berikut 3 fakta mengenai sosok ST Burhanuddin

1. Alumni Universitas Diponegoro Semarang

Burhanuddin mengenyam pendidikan hingga tingkat doktor. Gelar sarjana dia raih pada tahun 1983 di Universitas Diponegoro dengan mengambil minat hukum pidana. 

Pria kelahiran Cirebon ini mendapatkan gelar Magister Manajemen di Universitas Indonesia pada tahun 2001. Selanjutnya Burhanuddin yang tahun ini genap berumur 65 tahun mendapatkan gelar doktor di Universitas Styagama pada tahun 2006.

2. Berasal dari Internal Kejaksaan

Jika pada periode sebelumnya, Jaksa Agung berasal dari Partai Politik maka untuk lima tahun mendatang posisi penting ini akan dijabat seseorang yang meniti karir dari Kejaksaan. 

Awal karir ST Burhanuddin adalah sebagai Direktur Eksekusi dan Eksaminasi pada JAM Pidsus dan Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku Utara.

Dia kemudian menjabat sebagai Inspektur V pada JAM Pengawasan. Dan pernah menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi di Sulawesi Selatan. Pada tahun 2011, Burhanuddin ditunjuk sebagai Jaksa Muda Pidana Umum Kejaksaan RI.

Terakhir, Burhanuddin menjabat sebagai Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun). Dia tercatat pensiun pada tahun 2014 lalu.

3. Adik dari Politisi PDI Perjuangan

Politisi senior PDIP Hendrawan Supratikno membenarkan bahwa ST Burhanuddin adalah adik dari polisi PDIP Tb Hasanudin.

"Benar Jaksa Agung yang baru merupakan adik dari TB Hasanuddin. Dia adik TBH, tapi masuk jalur profesional, tidak lewat parpol," kata Hendrawan seperti dilansir dari liputan 6. (*)

Jurnalis :
Editor : Irfan Anshori
Publisher : Sholihin Nur

Komentar

Registration