Peristiwa - Nasional Sayembara Gagasan Desain IKN

Kementerian PUPR RI Sebut 80 Peserta Ikut Survei Lapangan

Kementerian PUPR RI Sebut 80 Peserta Ikut Survei Lapangan Peserta Sayembara Gagasan Desain IKN mengikuti penjelasan lapangan di Balikpapan, Senin (21/10/2019). (FOTO: Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR RI)
Rabu, 23 Oktober 2019 - 00:57

TIMESINDONESIA, BALIKPAPAN – Dari sekitar 750 peserta yang mengikuti Sayembara Gagasan Desain IKN yang digelar Kementerian PUPR RI, sebanyak 80 peserta mengikuti penjelasan lapangan di Balikpapan, Senin (21/10/2019).

Sebelumnya, peserta lomba telah mengikuti penjelasan (aanwijzing) teknis dan administrastif pada Jumat, 18 Oktober 2019 lalu di kantor Kementerian PUPR RI, Jakarta.

Sayembara-Gagasan-PUPR-2.jpg

Adapun tujuan penjelasan lapangan kali ini bagi peserta lomba adalah untuk mendapatkan gambaran kondisi lapangan pada area yang akan direncanakan atau dirancang sebagai Ibu Kota Negara (IKN).

Kunjungan lapangan tersebut diawali dari Pelabuhan Semayang sebagai titik kumpul peserta. Dilanjutkan kemudian lewat perjalanan laut menggunakan kapal menuju Dermaga dengan waktu tempuh 1,5 jam.

Tiba di Dermaga Tanjung Maridan, perjalanan dilanjutkan melalui darat menuju Menara Pandang di Kabupaten Penajam Paser Utara yang berada pada kawasan IKN.

Sayembara-Gagasan-PUPR-3.jpg

Usai melakukan kunjungan lapangan, para peserta diberi kesempatan untuk tanya jawab dengan narasumber Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi, Nicodemus Daud; Ketua Bidang Penataan Kawasan (Tim Satgas PPI- IKN) Joessair Lubis; Ketua Bidang Infrastruktur Dasar Permukiman (Tim Satgas PPI-IKN) Antonius Budiono; Kasubdit Perencanaan Direktorat Sungai dan Pantai Dirjen SDA (Tim Satgas PPI-IKN) Bambang Heri; Kasubdit Tematik Direktorat Survei; dan Pemetaan Kementerian ATR/BPN  Suradi dengan moderator Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Kaltim.

Dalam penjelasannya, Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Nicodemus Daud mengatakan kunjungan lapangan yang dilakukan peserta adalah untuk mengetahui kondisi riil tempat dan rencana lokasi IKN.

“Jadi tidak hanya berdasarkan peta saja, sehingga lebih paham kondisi lapangan seperti apa dan bisa lebih komprehensif dalam membuat desain,” terangnya.

Menurut Nicodemus, dalam menentukan batas-batas wilayah perencanaan, peta informasi lokasi IKN baru merupakan acuan penyusunan desain. “Kami siapkan lengkap peta jalan, jaringan listrik, jaringan pipa migas, jaringan serat optik, dan juga kontur wilayahnya. Semuanya bisa diakses pada situs http://sayembara IKN.pu.go.id, " imbuhnya.

Sayembara-Gagasan-PUPR-4.jpg

Dengan jumlah peserta sayembara IKN sekitar 750 orang, Nicodemus berharap peserta bisa melihat di lapangan, lalu berdiskusi dan akhirnya akan menghasilkan inovasi desain yang menjadikan Ibu Kota Negara sebagai Ibu Kota Asia.  

“Semakin banyak peserta, tentunya menunjukkan hal yang luar biasa karena akan memperkaya ide-ide untuk membangun IKN,” terangnya.

Shella,  mewakili salah satu peserta mengatakan, motivasi mengikuti sayembara ini adalah untuk berkontribusi bagi masa depan bangsa Indonesia dengan mendesain IKN di Kaltim agar berstandar dunia. “Kalau kita lihat tadi di lapangan, daerah Penajam Paser daerahnya berbukit-bukit, seperti halnya Kota San Fransisco yang juga berbukit-bukit, tapi bisa menjadi kota yang dinamis dan heterogen," paparnya.

Sementara,  Muhammad Ari peserta dari Samarinda, seorang arsitek lulusan Universitas Kristen Petra Surabaya, mengatakan bahwa motivasi mengikuti Sayembara Gagasan Desain IKN yang digagas Kementerian PUPR RI ini adalah untuk berpartisipasi dalam pembangunan di Kalimantan Timur. "Dengan adanya Ibu Kota Negara Indonesia, hal ini menjadikan Kalimantan Timur lebih baik ke depannya, " katanya. (*)

Jurnalis :
Editor : Faizal R Arief
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
Sumber : Kementerian PUPR

Komentar

Registration