Wisata

Jauh-Jauh dari Belanda, Turis Ini Kecewa Tak Bisa Mendaki Gunung Ijen Banyuwangi

Jauh-Jauh dari Belanda, Turis Ini Kecewa Tak Bisa Mendaki Gunung Ijen Banyuwangi Tim dan Sumica, wisatawan manca asal Belanda. (Foto: Agung Sedana/ TIMES Indonesia)
Selasa, 22 Oktober 2019 - 12:06

TIMESINDONESIA, BANYUWANGI – Dua orang wisatawan mancanegara asal Negara Kincir Angin, Belanda, mengaku kecewa tidak bisa mendaki dan menikmati keindahan alam Taman Wisata Alam Kawah Ijen, Banyuwangi.

Mereka terpaksa harus memutar balik haluan, lantaran jalur pendakian ditutup sementara karena terjadi kebakaran hebat di lokasi, Selasa (22/10/2019).

Kepada TIMES Indonesia, dua warga asing tersebut mengaku prihatin atas peristiwa alam yang saat ini menghanguskan dua wana wisata puncak gunung di Banyuwangi itu.

Keduanya, Tim dan Sumica, jauh-jauh hari sudah merencanakan liburan ke kabupaten berjuluk Negeri Festival ini. Mereka kepincut dengan fenomena blue fire yang ada di puncak Kawah Ijen tersebut.

"Kita putar balik, karena tidak bisa naik. Katanya ada peristiwa alam yang sedang terjadi disana. Ternyata kebakaran," kata Tim.

Kendati demikian, Tim bisa memaklumi akan kondisi saat ini, bagaimanapun, memang alam tidak bisa dilawan. "Memang tidak ada pilihan. Karena alam tidak bisa diprediksi. Ini juga demi keselamatan kami," katanya.

Meski tak bisa mendaki ke Kawah Ijen, pasangan ini mengaku sangat senang berada di Banyuwangi. Selain memiliki banyak destinasi wisata dan budaya yang luar biasa, sambutan masyarakat juga sangat hangat.

"Sebagai gantinya, kita masih bisa mengunjungi destinasi lainnya. Di Banyuwangi, ternyata banyak tempat-tempat wisata yang sangat menarik," kata Sumica.

Meski kecewa, Tim dan Sumica berencana akan kembali ke Banyuwangi pada trip selanjutnya. Dua turis Belanda itu mengaku masih belum puas apabila belum bisa melihat langsung pesona Kawah Ijen yang fenomenal dengan belerang dan blue firenya. "Of course, we'll back soon," tutupnya. (*)

Jurnalis : Agung Sedana
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Rizal Dani
Sumber : TIMES Banyuwangi

Komentar

Registration