Peristiwa - Daerah

Danrem 083 Gelar Dialog Kebangsaan Bersama Kader Muhammadiyah Kota Malang

Danrem 083 Gelar Dialog Kebangsaan Bersama Kader Muhammadiyah Kota Malang Dialog Kebangsaan dan Silaturahmi angkatan muda Muhammadiyah bersama Danrem 083/Bdj. (Foto: Adhitya Hendra/TIMES Indonesia)
Selasa, 22 Oktober 2019 - 08:21

TIMESINDONESIA, MALANG – Ratusan kader Muhammadiyah di Malangmengikuti Dialog Kebangsaan dan Silaturahmi yang digelar oleh Danrem 083/Bdj Kolonel Inf Zainuddin di Aula PDM Kota Malang, Jawa Timur, Senin (21/10/2019) malam.

Kegiatan ini dihadiri oleh Dewan Pembina PDM kota Malang KH Ahmad Taufiq Kusuma dan Ketua PDM Kota Malang Abdul Haris. Selai itu, turut hadir sejumlah pengurus Organisasi Otonom Muhammadiyah Kota Malang seperti Pemuda Muhammadiyah, Kokam, Nasyiatul Aisyiyah (NA), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), Hizbul Wathan (HW) dan Tapak Suci (TS).

Danrem-083-Bdj-a.jpg

Ratusan peserta tampak antusias mengikuti dialog. Mereka menyambut positif dan berperan aktif dalam forum dialog tersebut.

Ketua PDM Kota Malang Abdul Haris mengajak seluruh kader Muhammadiyah untuk bersama-sama membawa bangsa ini lebih maju lebih dan hebat. Menurutnya, bangsa Indonesia mempunyai potensi besar untuk menjadi bangsa yang hebat dan kuat.

Ia menegaskan, bagaimana pun Muhammadiyah adalah bagian penting dari bangsa ini. Ia menyontohkan, perjuangan menuju titik kemerdekaan oleh para tokoh pendahulu dari kalangan Muhammadiyah tidak bisa dilepaskan dari sejarah.

"KH Ahmad Dahlan adalah tokoh pejuang yang dinobatkan sebagai Pahlawan Nasional. Hingga saat ini, manfaat dari perjuangan tokoh kemerdekaan bisa dirasakan jasanya," bebernya.

Danrem-083-Bdj-b.jpg

Sementara, Danrem 083/Bdj Kolonel Inf Zainuddin menerangkan tentang kebhinekaan. Indonesia terdiri dari beragam dari suku, agama, warna kulit, bahasa, letak geografis, adat, dan lainnya. 

"Itu adalah kekayaan kita. Supaya tidak terpecah belah karena perbedaan, kita punya Pancasila. Seperti pelangi, indah karena berbeda," tandasnya.

Zainuddin mengajak peserta untuk meningkatkan kecintaan terhadap bangsa dan negara. Karena menurutnya, kekayaan yang dimiliki Indonesia ini membuat negara lain iri sehingga melakukan upaya-upaya untuk melemahkan negara.

"Tidak semua pihak suka Indonesia kaya raya. Maka dihancurkan persatuan dan kesatuan bangsa kita," tegasnya.

Zainuddin juga mengingatkan, bangsa yang maju adalah bangsa yang kompetitif. Selain itu harus punya daya saing tinggi dan berkarakter mulia.

"Dibutuhkan skill untuk beradaptasi. Kalau tidak, seperti dinosaurus. Punah. Kita harus bisa beradaptasi dengan era yang berkembang saat ini," tegas Danrem.

Kegiatan Dialog Kebangsaan dan Silaturahmi angkatan muda Muhammadiyah bersama Danrem 083/Bdj ini merupakan ajang sharing gagasan tentang kebhinekaan yang ada di Indonesia. (*)

Jurnalis : Mohammad Naufal Ardiansyah
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Sholihin Nur
Sumber : TIMES Malang

Komentar

Registration