Politik

BPN Banyuwangi Tegaskan Desa Seneporejo Belum Jadi Penerima Program PTSL Tahun 2020

BPN Banyuwangi Tegaskan Desa Seneporejo Belum Jadi Penerima Program PTSL Tahun 2020 Ilustrasi - PTSL. (Foto: Istimewa)
Senin, 21 Oktober 2019 - 21:58

TIMESINDONESIA, BANYUWANGI – Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Banyuwangi (BPN Banyuwangi), tegaskan bahwa Desa Seneporejo, Kecamatan Siliragung, belum ditetapkan sebagai penerima program PTSL untuk tahun 2020. Karena hingga saat ini BPN pusat masih belum menetapkan lokasi penerima program PTSL di Banyuwangi untuk periode tahun 2020.

"Kita masih menunggu penetapan lokasi dari pusat," ucap Budi, Kasi Peralihan BPN Banyuwangi, Senin (21/10/2019).

Meski begitu, dia tidak menampik jika Desa Seneporejo, memang masuk nominasi calon penerima program PTSL tahun 2020. Karena masih berstatus nominator, artinya bisa ditetapkan menjadi penerima atau tidak.

"Telah kita sampaikan bahwa Desa Seneporejo masuk nominasi, kita tidak pernah menyampaikan kalau sudah pasti jadi penerima," tegasnya kepada wartawan.

Seperti diberitakan, Sekretaris Desa (Sekdes) Seneporejo, Supri, menyampaikan bahwa desanya telah ditetapkan sebagai penerima program PTSL untuk tahun 2020. Bahkan, pihaknya telah membentuk Panitia PTSL. Diketuai oleh Sanyoto, yang juga Ketua BPD setempat.

Informasi dilapangan, 2000 lebih warga telah mendaftar dan melakukan pembayaran. Besaran biaya pun diketahui melebihi nominal yang diatur dalam SKB 3 Menteri, yang hanya Rp 150 ribu per bidang.

Sedang PTSL tahun 2020 di Desa Seneorejo, ditarik Rp 155 ribu perbidang. Atau lebih mahal Rp 5 ribu.

"Yang Rp 5 ribu untuk membeli map, karena warna map harus sama," kata Ketua Panitia PTSL tahun 2020 Desa Seneporejo, Sanyoto.

Atas kejadian ini, masyarakat Desa Seneporejo, Kecamatan Siliragung, Banyuwangi, berharap kepedulian pemerintah. Khususnya BPN Banyuwangi dan tim Saber Pungli, guna meminimalisir praktik yang mengarah pada dugaan penipuan berkedok program PTSL yang belakangan kian marak. (*)

Jurnalis : Syamsul Arifin
Editor : Faizal R Arief
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
Sumber : TIMES Banyuwangi

Komentar

Registration