Jum'at, 15 November 2019
Kesehatan

Kenali Tanda-Tanda Seseorang Kekurangan Yodium

Kenali Tanda-Tanda Seseorang Kekurangan Yodium Ilustrasi tubuh lelah. (infonitas.com)
Senin, 21 Oktober 2019 - 05:10

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Yodium memiliki peran yang esensial, yaitu menjaga metabolisme tubuh dengan memengaruhi kinerja kelenjar tiroid. Yodium memiliki berbagai manfaat seperti dapat menunjang daya pikir dan memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak. Lalu, bagaimana tanda-tanda seseorang kekurangan yodium?

1. Selalu merasa lelah dan penat

Mikronutrien esensial seperti yodium ditemukan di setiap jaringan dalam tubuh. Apabila sampai kekurangan zat tersebut, maka Anda berpotensi mengalami hipotiroid. 

Hipotiroid adalah kondisi kelenjar tiroid yang tidak memproduksi hormon tiroid dalam jumlah yang cukup. Sehingga, gejala khas mudah lelah muncul.

2. Ada benjolan besar di leher 

Kalau sudah memiliki benjolan besar di leher bagian depan alias gondok, kemungkinan besar Anda mengalami defisiensi yodium.

Umumnya, untuk mangatasi kondisi tersebut kebanyakan orang langsung mencari makanan asin. Tak tanggung-tanggung, makanan yang dikonsumsi pun berupa makanan olahan yang cenderung tak sehat. Padahal, tak semua makanan asin mengandung yodium.

3. Sering merasa tersedak ketika berbaringEdisi-Jumat-6-September-2019-B-kesehatant.jpgAdanya benjolan di bagian leher depan dapat menyebabkan Anda kesulitan bernapas dan menelan. Tak cuma itu, tanda lainnya adalah Anda akan sering merasa tersedak ketika berbaring.

4. Kulit kering dan sensitif terhadap rasa dingin

Tanda-tanda lain dari hipotiroid adalah kulit kering, mudah kedinginan, dan kelemahan otot. Wanita memiliki risiko delapan kali lebih besar untuk terkena masalah ini ketimbang pria. Biasanya, wanita yang terkena hipotiroid adalah yang sudah memasuki masa menopause. 

5. Mengalami keguguran 

Saat hamil, tubuh membutuhkan hormon tiroid. Itu berarti, tubuh membutuhkan lebih banyak lagi asupan yodium untuk memproduksi hormon tersebut. 

Hormon tiroid membuat mielin, sebuah lapisan yang mengelilingi sel saraf sekaligus menjaga kondisi janin. Apabila ibu hamil kekurangan yodium, risiko mengalami keguguran dan melahirkan bayi mati akan besar. 

Selain itu, rambut rontok, adanya peningkatan berat badan tanpa sebab yang jelas, sering mengalami gangguan menstruasi, dan menurunnya daya ingat serta kemampuan berpikir juga menjadi tanda kekurangan yodium.

Kekurangan yodium sangat sering terjadi. Kekurangan yodium bisa dengan mudah dicegah dengan menambahkan garam beryodium dalam menu makan sehari-hari, sehingga kebutuhan yodium harian bisa terpenuhi. Jika sudah terlanjur mengalami defisiensi yodium, sebaiknya tangani dengan bantuan dokter. (*)

Jurnalis :
Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Rizal Dani

Komentar

Registration