Jum'at, 15 November 2019
Kesehatan

Mengapa Minum Antibiotik Harus Sampai Habis?

Mengapa Minum Antibiotik Harus Sampai Habis? ILUSTRASI - Mengonsumsi Antibiotik. (FOTO: Hello Sehat)
Senin, 21 Oktober 2019 - 03:09

TIMESINDONESIA, JAKARTAAntibiotik adalah obat yang digunakan untuk mengobati infeksi bakteri. Antibiotik mampu membunuh bakteri dan mencegah perkembangannya. Tentu saja, tiap infeksi membutuhkan jenis antiobotik yang berbeda-beda.

Meski efektif melawan infeksi bakteri, antibiotik tidak dapat digunakan untuk melawan virus. Mengonsumsi antibiotik saat seseorang terkena infeksi virus tidak akan membantu membuat seseorang merasa lebih baik. 

Sangat penting untuk menghabiskan antibiotik yang diberikan pada waktu yang telah ditentukan agar semua bakteri penyebab infeksi dapat diberantas, walaupun kadang gejala telah hilang sepenuhnya. Mengonsumsi antibiotik sesuai dosis bertujuan untuk mengurangi risiko timbulnya efek samping dan mencegah terjadinya resistensi antibiotik.

Dampak resistensi antibiotik bisa fatal, bahkan hingga menyebabkan kematian. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat bahwa resistensi antibiotik menjadi penyebab dari 700 ribu kematian di dunia pada tahun 2017.

Konsekuensi lain dari resistensi antibiotik adalah peningkatan biaya seperti sakit yang lebih lama, termasuk biaya untuk tes, perawatan dan rawat inap tambahan, serta biaya tidak langsung seperti kehilangan pemasukan dari pekerjaan.

Tak cuma soal kebiasaan menyetop antibiotik secara sembarangan, kebiasaan orang untuk membeli obat yang sama secara bebas juga menjadi penyebab. Padahal, tak semua penyakit dan gejala yang sama bisa disembuhkan dengan obat yang sama pula.

Untuk memastikan bakteri yang masuk ke tubuh telah musnah sepenuhnya tanpa tersisa, pastikan Anda menghabiskan semua dosis antibiotik yang diresepkan oleh dokter. Jika gejala masih tetap ada setelah mengikuti resep dan anjuran dokter, kembali periksakan diri ke dokter. (*)

Jurnalis :
Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Rizal Dani

Komentar

Registration