Selasa, 19 November 2019
Ekonomi

Pemkab Bantul Dorong Tumbuhnya Koperasi Syariah

Pemkab Bantul Dorong Tumbuhnya Koperasi Syariah Peserta workshop akad syariah di Ross In ketika berfoto bersama dengan Wakil Bupati Bantul Abdul Halim Muslih. (FOTO: Totok Hidayat/TIMES Indonesia)
Minggu, 20 Oktober 2019 - 10:02

TIMESINDONESIA, YOGYAKARTA – Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perindustrian Pemkab Bantul Agus Sulistyana mendorong tumbuhnya koperasi syariah di Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Hal ini bertujuan agar pengawasal lembaga keuangan berbasis koperasi ini lebih mudah diawasi oleh pemerintah.

“Sebab, semua transaksi yang ada di koperasi syariah berdasarkan akad. Dengan demikian aliran dana mudah diawasi dan dapat dipertanggung jawabkan,” kata Agus menghadiri workshop akad syariah di Ross In beberapa waktu lalu. 

Menurut Agus, dari 437 koperasi di Bantul baru 50 yang berbentuk syariah. Padahal, di Sleman jumlah koperasi Syariah sudah mencapai lebih dari 100. Agus berharap koperasi yang saat ini sudah ada dapat beralih ke badan hukum syariah. Sebab, koperasi syariah banyak diminati menyusul meningkatnya kesadaran masyarakat dalam beragama. 

Wakil Bupati Bantul Abdul Halim Muslih berharap setelah memutuskan menggunakan hukum syariah pengelolaan koperasi syariah harus benar-benar berpegang kepada hukum yang dikeluarkan oleh Allah SWT. Diantaranya, dengan mengacu kepada prinsip kejujuran, menepati janji, adil, kerjasama dan istiqomah. 

“Dalam Alquran banyak ayat yang menyebutkan tidak akan beruntung seseorang yang menggunakan hukum Allah SWT tapi tidak konsisten,” jelas Halim.

Halim menerangkan, Pemkab Bantul juga akan mendukung strategi dan modifikasi yang diambil manajemen koperasi syariah sepanjang tidak keluar dari aturan yang berlaku. Apalagi, perkembangan dunia perbankan yang bergerak sangat cepat. (*)

Jurnalis : Totok Hidayat (MG-199)
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Sholihin Nur

Komentar

Registration