Peristiwa - Internasional

Sejarah Baru 2 Astronaut Perempuan NASA akan Berjalan di Ruang Angkasa

Sejarah Baru 2 Astronaut Perempuan NASA akan Berjalan di Ruang Angkasa Christina Koch dan Jessica Meir yang akan menjalankan program spacewalk di ISS. (FOTO: International Space Station/ Stasiun Angkasa Luar Internasional. (FOTO: dokumen NASA)
Jum'at, 18 Oktober 2019 - 08:23

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Badan Antariksa Nasional Amerika Serikat (NASA) mengukir sejarah baru,  dengan menugaskan dua astronaut perempuan untuk menjalankan program spacewalk pekan ini.

Dua astronaut perempuan Christina Koch dan Jessica Meir diagendakan akan mengganti unit pengendali daya Stasiun Angkasa Luar Internasional (ISS).

Cuitan Administrator NASA Jim Bridenstine seperti dikutip Space.com, Rabu (16/10/2019) melalui Twitternya menulis "Pembaruan @Space_Station: spacewalk wanita perdana kami bersama @Astro_Christina dan @Astro_Jessica akan terjadi pada Kamis atau Jumat untuk mengganti unit pengisian baterai yang salah"

Misi extravehicular activity (EVA) dengan menugaskan antariksawan perempuan ini adalah pertama dalam sejarah berjalan di ruang angkasa.

Sepanjang sejarah, hanya 15 astronaut wanita yang pernah melakukan spacewalk, tetapi semuanya dilaksanakan berdampingan dengan rekan pria mereka. Jadi, Koch dan Meir akan mengukir sejarah baru.

Tonggak spacewalk wanita pertama awalnya dijadwalkan Maret tahun ini. Mulanya hanya melibatkan Koch dan Anne McClain. Namun, rencana ini tinggal wacana, sebab pakaian ruang angkasa yang ukurannya pas dengan tubuh mereka tidak tersedia.

McClain, yang sudah lebih dulu berangkat ke ISS dan kembali ke Bumi pada Juni lalu menyampaikan pesan untuk Koch, Meir dan rekan-rekan mereka di ISS yang mengorbit.

"Spacewalk ketiga dalam musim spacewalk yang sibuk minggu ini. Tanggal tidak diketahui karena tugas semacam itu tidak terduga: mengganti unit yang gagal dengan baterai baru. Sangat bagus bahwa kita memiliki 4 spacewalkers ahli di ISS untuk memikul tugas berat ini. Mereka adalah tim-A!" tulis McClain melalui Twitter.

Enam orang bertugas di ISS saat ini dalam misi bernama Ekspedisi 61 adalah Koch, Meir, Andrew Morgan (NASA), Aleksandr Skvortsov dan Oleg Skripochka (Roscosmos), dan Luca Parmitano (ESA).

Pejabat NASA menyatakan baterai-baterai tersebut sudah ditata ulang dan dilacak dengan cepat, berkat kegagalan salah satu pengontrol daya laboratorium yang mengorbit pada akhir pekan lalu.

"Kegagalan daya adalah pengulangan dari masalah yang terjadi pada April, setelah pertukaran baterai pertama dilakukan," kata pejabat NASA saat konferensi pers, (16/10/2019) kemarin.

Untuk keperluan program spacewalk itu kali ini Badan Antariksa Nasional Amerika Serikat (NASA) mengukir sejarah baru, menugaskan dua astronaut perempuan Christina Koch dan Jessica Meir.(*)

Jurnalis : Widodo Irianto
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok
Sumber : TIMES Jakarta

Komentar

Registration