Selasa, 19 November 2019
Politik

Fraksi PKB: OPD di Bondowoso Kurang Inovatif

Fraksi PKB: OPD di Bondowoso Kurang Inovatif Suasana Rapat Paripurna Pemandangan Umum Fraksi DPRD Kabupaten Bondowoso (FOTO: Moh Bahri/TIMES Indonesia)
Kamis, 17 Oktober 2019 - 21:45

TIMESINDONESIA, BONDOWOSOFraksi PKB DPRD Kabupaten Bondowoso menyampaikan, bahwa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) setempat, kurang inovatif dalam menjalankan program kerjanya.

Hal itu disampaikan juru bicara FPKB, Muhammad Shoheb, saat Rapat Paripurna Pemandangan Umum (PU) Fraksi terhadap 5 Raperda Propemperda 2019 dan Raperda Tentang APBD Tahun 2020, di DPRD, Kamis (17/10/2019).

Ketua Fraksi PKB, H Tohari mengatakan, bahwa hampir setiap tahun program yang dijalankan OPD hanya itu-itu saja. “Memang benar programnya telah terealisasi, namun tak ada inovasi. Jadi terkesan seperti rutinitas saja," jelasnya.

Menurutnya, dalam program pemberdayaan yang berjalan itu nomenklaturnya tetap, objeknya pun bisa saja tetap. Sehingga tidak ada inovasi.

Begitu pun kata dia, pembangunan infrastruktur. Dicontohkannya, pembangunan jalan, yang disentuh di titik-titik itu saja. Seakan-akan itu saja. Sementara berkaitan dengan daerah terpencil, masih banyak yang belum disentuh.

Semakin miris lagi, jika masih ada dusun tak tersentuh listrik. Sementara, salah satu syaratnya yakni pembangunan infrastruktur jalan. Seperti di dusun Giser, Desa Gubrih, Kecamatan Wringin, disebutnya bahwa PLN telah siap untuk memasang jaringan listrik.

"Tapi ternyata akses ke sana ini belum bisa. Karena jalannya yang belum kuat manakala ini dilewati kendaraan yang agak besar. Akhirnya, sekarang tidak bisa listrik dinikmati masyarakat. Andaikan pemerintah daerah mau membangun ruas jalan, paling tidak nilainya Rp 500 juta sampai 1 milliar maka tidak sedikit mereka bisa menikmati listrik," jelas Ketua Fraksi PKB DPRD Bondowoso ini. (*)

Jurnalis : Moh Bahri
Editor : Faizal R Arief
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
Sumber : TIMES Bondowoso

Komentar

Registration