Peristiwa - Daerah

Terduga Teroris di Kota Malang Ditangkap Tim Densus 88

Terduga Teroris di Kota Malang Ditangkap Tim Densus 88 Rumah terduga teroris di Jalan Papa Biru II/24, Tulusrejo, Lowokwaru, Kota Malang. (Foto: Naufal Ardiansyah/TIMES Indonesia)
Selasa, 15 Oktober 2019 - 23:57

TIMESINDONESIA, MALANG – Seorang terduga teroris ditangkap oleh Tim Densus 88 Anti Teror Mabes Polri di Kota Malang, Selasa (15/10/2019).

Informasi yang diterima TIMES Indonesia, seorang laki-laki bersama wanita diamankan di sekitar salah satu masjid di Jalan Kedawung, Kota Malang. Penangkapan itu dilakukan sekitar pukul 12.30 WIB.

“Tadi memang ada rame-rame di sini. Nggak tau ada apa. Yang jelas ada dua orang cowok dan cewek yang boncengan yang ditangkap. Yang cewek itu teriak-teriak suamiku... suamiku... Kami belum tau jelas kasusnya apa,” kata seorang warga di sekitar Jalan Kedawung.

Diduga mereka adalah pasangan suami istri yang tinggal di sebuah rumah di Jalan Papa Biru II/24 RT 7 RW 15 Kelurahan Tulusrejo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.

Ketua RT 7, Wahid Hidayat menjelaskan bahwa dia tidak mengetahui persis kejadiannya. Dia mengaku dihubungi oleh istrinya. Ia dikabarkan ada polisi yang menanyakan dirinya.

Wahid mengaku sedang tidak di rumah. Ia berada di tempat kerjanya di Gempol. Info yang dia terima, sekitar pukul 15.30 WIB banyak orang yang mendatangi rumah di Jalan Papa Biru itu. Kegiatan para polisi itu berlangsung hingga sekitar pukul 17.00 WIB.

“Saya lagi kerja. Istri telepon saya katanya ada yang cari saya. Karena saya nggak ada, satpam yang mendampingi ke rumah itu,” ujarnya kepada TIMES Indonesia.

Setelah operasi dilakukan, Wahid mengaku polisi tidak memberikan informasi apapun.

Menurut Wahid, rumah itu sudah lama kosong. Aktivitas Wahid sehari-hari hanya kerja dan tidak memantau secara persis keberadaan rumah tersebut.

“Kayaknya kosong. Kalau pemilik rumahnya yang terdaftar itu atas nama inisial PH. Saya kurang tau apa sudah pindah pemilik atau tidak, karena belum ada laporan kepada saya,” tuturnya.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera membenarkan bahwa ada aksi penangkapan satu orang terduga teroris di Kota Malang.

“Ya. Satu orang di Malang,” singkatnya, dikonfirmasi TIMES Indonesia.

Pantauan TIMES Indonesia, rumah tersebut tampak sepi dari penghuni. Hanya lampu bagian teras depan yang menyala. Lampu rumah bagian atas atau lantai dua mati. Kondisi gerbang tertutup rapat. Ada gembok namun terlihat tak terkunci.

Penangkapan terduga teroris di Kota Malang ini berlangsung senyap. Warga sekitar Jalan Kedawung dan Jalan Papa Biru mengaku tidak mengetahui informasi apapun tentang aksi monitor dan penangkapan dari pihak Densus 88 Anti Teror itu. (*)

Jurnalis : Mohammad Naufal Ardiansyah
Editor : Faizal R Arief
Publisher : Sholihin Nur
Sumber : TIMES Malang

Komentar

Registration