Peristiwa - Internasional

Kopi Indonesia Makin Populer di Rusia

Kopi Indonesia Makin Populer di Rusia Festival Kopi Indonesia di Moskow, Rusia. (FOTO: Kemenlu)
Selasa, 15 Oktober 2019 - 09:18

TIMESINDONESIA, JAKARTAKopi Indonesia makin populer di Rusia seiring berkembangnya pangsa pasar dengan meningkatnya konsumsi di sana beberapa tahun terakhir ini.

Ketua Asosiasi Kopi Rusia, Ramaz Chanturia yang sempat hadir pada acara Festival Kopi Indonesia di Moskow, 11 Oktober 2019 lalu mengapresiasi penyelenggaraan festival itu dalam upaya lebih memperkenalkan kopi Indonesia.

"Saya berharap semakin banyak ragam kopi Indonesia yang dapat dijumpai dan dinikmati masyarakat di Rusia," katanya.

Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan Kementerian Pertanian RI, Dedi Junaedi yang juga datang ke Moskow mengakui peluang pasar Rusia bagi kopi Indonesia itu sangat besar.

Menurut Dedi, Indonesia sebagai negara penghasil kopi terbesar ke-4 dunia berpotensi besar menembus pasar Rusia karena Indonesia memiliki kopi yang berkualitas tinggi dan keanekaragaman cita rasa kopi yang tidak kalah dari negara lain.

Festival yang digelar kali pertama oleh KBRI Moskow bekerja sama dengan Kopi Tanamera Indonesia dan Cocar Coffee Rusia serta didukung oleh Kementerian Pertanian RI itu menyajikan kopi Indonesia yang dibawa oleh para pengusaha dari Indonesia.

Festival itu dihadiri oleh para pelaku bisnis Rusia di sektor kopi, seperti perusahaan roasting, importir dan distributor, pemilik coffee shop, barista dan dibadi dalam sesi workshop dan business mixer dengan memperkenalkan ragam kopi Indonesia, terutama specialty coffee, coffee cupping dan coffee roasting.

Peserta mendapat penjelasan tentang jenis-jenis specialty coffee Indonesia dan proses pengolahannya. Specialty coffee yang ditampilkan antara lain kopi Kerinci Natural, Central Java Honey, Toraja, Bali, Gayo Natural, North Malabar, Gayo, Flores Bajawa, dan Toraja Pulu.

Potensi pasar Rusia untuk kopi Indonesia sangat besar. Pada tahun 2018 Indonesia adalah pengekspor kopi terbesar ke-11 bagi Rusia sebesar 3.628 ton dengan transaksi senilai USD 9,1 juta USD.

Sementara total impor kopi Rusia mencapai 196 ribu ton atau senilai USD 592,9 juta. Importir kopi terbesar Rusia adalah Vietnam (96 ribu ton), Brazil (34 ribu ton), Itialia (14 ribu ton), India (6 ribu ton), dan Jerman (6 ribu ton).

Edisi-Selasa-15-Oktober-2019-hal-8-KOPI-Indonesia.jpg

Selama Festival berhasil ditandatangani kontrak ekspor kopi Indonesia ke Rusia senilai 2 milyar rupiah antara Tanamera dengan importir kopi Rusia, Cocar Coffee. Pengiriman perdana satu kontainer kopi premium dari Indonesia akan dimulai pada akhir Oktober 2019 dan pengiriman selanjutnya 4-5 kontainer setiap bulannya.

Para peserta festival mencoba dan menikmati beragam aroma dan cita rasa kopi Indonesia di tengah suhu udara yang mulai dingin di Moskow yakni mencapai 10 derajat Celcius.

Duta Besar Republik Indonesia untuk Federasi Rusia merangkap Republik Belarus, M. Wahid Supriyadi juga mengatakan, Festival Kopi ini digelar untuk memberikan edukasi dan promosi kopi Indonesia ke Rusia, khususnya specialty coffee.

Ia berharap  nilai ekspor kopi Indonesia ke Rusia terus meningkat mengingat besarnya potensi pasar Rusia.

Dalam Festival Kopi Indonesia di Rusia itu, Dubes Wahid memberikan penghargaan kepada Kopi Tanamera sebagai The Pioneer of Indonesian Specialty Coffee Exporter 2019, Cocar Coffee sebagai Russian Importer of Indonesian Specialty Coffee 2019, dan KLD Coffee Importers sebagai The Most Active Indonesian Coffee Importer 2019.​ (*)

Jurnalis : Widodo Irianto
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

Komentar

Registration