Selasa, 12 November 2019
Peristiwa - Nasional

Sekjen PDI Perjuangan: Insiden Penyerangan Wiranto adalah "National Warning"

Sekjen PDI Perjuangan: Insiden Penyerangan Wiranto adalah Menko Polhukam Wiranto. (dok/TI)
Senin, 14 Oktober 2019 - 13:42

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto menegaskan, insiden penusukan yang dialami Menko Polhukam Wiranto merupakan "national warning" bagi seluruh masyarakat untuk menjaga aspek keamanan.

Menurutnya, sebagai Menko Polhukam, Wiranto, sosok yang menjadi simbol kebijakan terkait dengan politik, hukum, dan keamanan di Indonesia. Makanya, upaya melawan terhadap negara tidak boleh dibiarlan.

"Berbagai upaya yang melakukan perlawanan terhadap negara dan simbol-simbol negara tidak boleh dibiarkan," ujar Hasto usai menjenguk Wiranto di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Senin (14/10/2019).

Diketahui, Menko Polhukam sekaligus Ketua Umum PP PBSI Wiranto diserang pria berinisial SA saat berkunjung ke Kampung Sawah, Desa Menes, Kecamatan Menes, Pandeglang, Banten. SA beraksi bersama istrinya FA. 

Pasutri tersebut diduga merupakan bagian dari kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD). Wiranto disebut terluka di bagian perut dan kini masih menjalani perawatan di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat.

"Kondisi beliau sudah membaik berkat doa seluruh masyarakat Indonesia. Beliau juga sudah latihan berjalan," imbuh politisi asal Yogyakarta itu.

Meski masih mendapatkan perawatan secara intensif, kata dia, namun tahapan-tahapan kritis telah dilalui sehingga sekarang ini Wiranto tinggal menjalani pemulihan secara fisik.

"Ya, tentu saja masih intensif, tetapi sudah jauh lebih memungkinkan untuk bertemu dengan beliau dan dialog. Itu artinya kan masa masa kritis telah lewat," ucap Hasto.

Bahkan diakuinya, Wiranto juga sudah bisa diajak ngobrol dan bisa menceritakan sendiri kondisi kesehatan yang dirasakan dari hari ke hari yang kian membaik.

"Iya, Pak Wiranto juga berbicara. Saya juga sampaikan salam dari ibu Mega, beliau juga menceritakan situasionalnya dan Alhamdulillah sudah membaik," tandas Hasto Kristiyanto, Sekjen PDI Perjuangan(*)

Jurnalis : Hasbullah
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Rizal Dani

Komentar

Registration