Selasa, 19 November 2019
Politik

Gerindra Gabung Pemerintahan, PKS Tetap Oposisi

Gerindra Gabung Pemerintahan, PKS Tetap Oposisi Wakil Ketua Majelis Syuro PKS, Hidayat Nur Wahid. (FOTO: Suara Garuda News)
Minggu, 13 Oktober 2019 - 15:48

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Wakil Ketua Majelis Syuro PKS, Hidayat Nur Wahid memastikan, partainya komitmen berada di luar pemerintahan atau oposisi, meskipun mitra koalisinya selama ini, Partai Gerindra akan bergabung ke dalam koalisi Jokowi-KH Ma'ruf Amin.

"Sikap PKS soal koalisi di eksekutif, istiqamah dengan pilihan politik yang rasional; Yang menang pimpin negara, yang kalah di luar pemerintahn jaga check&balance berdemokrasi," tulis Hidayat melalui akun twitter @hnurwahid, Minggu (13/10/2019).

Diketahui, Prabowo bertemu dengan Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Kamis (11/10/2019). Dalam pertemuan tersebut, banyak hal yang dibahas keduanya, mulai dari kondisi politik terkini, kondisi ekonomi, pertahanan dan pemindahan ibu kota negara. 

Selain itu, Jokowi juga mengakui bahwa dirinya dan Prabowo juga berbicara mengenai koalisi terkait kemungkinan bergabungnya Partai Gerindra ke dalam barisan pendukung pemerintah.

Kembali ke PKS, Hidayat mengklaim, sikap partainya dengan prinsip yang menang mempimpin dan yang kalah di luar pemerintahan telah dibuktikan di masa pemerintahan sebelumnya.

"Begitulah pada era Gus Dur/PorosTengah&SBY/Koalisi Kebangsaan, Kami di Pemerintahan karena PK/PKS bagian dari Pemenang," tandas Hidayat Nur Wahid, Wakil Ketua Majelis Syuro PKS menegaskan, partainya bakal tetap oposisi meski Partai Gerindra gabung pemerintahan. (*)

Jurnalis : Hasbullah
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
Sumber : TIMES Jakarta

Komentar

Registration