Ketahanan Informasi

189 KK di Kota Madiun Terima Bantuan RTLH dan Jambanisasi

189 KK di Kota Madiun Terima Bantuan RTLH dan Jambanisasi Ratusan warga penerima bantuan program RTLH dan jambanisasi ikuti sosialisasi di Kecamatan Kartoharjo. (Foto: Ito Wahyu U/ TIMESIndonesia)
Kamis, 10 Oktober 2019 - 21:34

TIMESINDONESIA, MADIUN – Pemerintah Kota Madiun melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) memberikan bantuan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan jambanisasi. Bantuan RTLH diberikan kepada 130 KK sedangkan bantuan jambanisasi diterimakan kepada 59 KK.

Kepala Disperkim Kota Madiun Soeko Dwi Handiarto mengatakan, anggaran yang diterima masing-masing KK untuk program RTLH maksimal Rp 10 juta dan maksimal Rp 5 juta untuk program jambanisasi.

Jambanisasi-2.jpg

"Anggaran yang diterima masing- masing KK berbeda, tergantung tingkat kerusakannya," ujar Soeko saat Sosialisasi Pembukaan Rekening RTLH dan Jambanisasi di aula kantor Kecamatan Kartoharjo, Kamis (10/10/2019).

Perbaikan RTLH diprioritaskan untuk atap, lantai maupun dinding (aladin). Sedangkan untuk program jambanisasi jika dirumah penerima tidak memiliki lahan, solusinya menggunakan ipal komunal.

"RTLH kita sesuaikan kebutuhan tapi maksimal Rp10 juta. Kalau misalnya disurvei dia dapatnya Rp 3 juta ya itu yang kita berikan. Kalau jamban, jika nggak punya lahan solusinya pakai ipal komunal," jelasnya.

Sementara itu, Wali Kota Madiun, H. Maidi menambahkan, rekening sudah diserahkan kepada penerima bantuan. Dalam waktu dekat, anggaran akan segera ditransfer sehingga program tersebut dapat segera dilaksanakan oleh tim pelaksana kegiatan (TPK) kelurahan.

"Masyarakat kurang mampu kita pantau. Apa yang kurang kita bantu, kita sempurnakan. Harapannya pembangunannya sesuai standar," tegasnya.

Menurut Maidi perbaikan RTLH dan jambanisasi di Kota Madiun dilaksanakan mulai pertengahan Oktober 2019 dan ditargetkan selesai hingga pertengahan Desember mendatang. Program tersebut sebagai salah satu upaya untuk menanggulangi kemiskinan di Kota Madiun. (*)

Jurnalis : Ito Wahyu Utomo (MG-204)
Editor : AJP-14 Editor Team
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

Komentar

Registration