Kesehatan

Pasien Kanker Sering Memiliki Tubuh Kurus, Ini Penyebabnya

Pasien Kanker Sering Memiliki Tubuh Kurus, Ini Penyebabnya Ilustrasi - Kanker (FOTO: Fimela)
Rabu, 09 Oktober 2019 - 14:26

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Pasien kanker biasanya mengalami perubahan fisik yang cukup drastis. Salah satunya adalah terlihat sangat kurus. Kondisi itu biasanya terjadi karena masalah malnutrisi atau ketidakseimbangan nutrisi.

Medical Department Kalbe Farma dr Dedyanto Henky Saputra, M.Gizi mengatakan, sel kanker menyebabkan peradangan, sementara metabolisme tubuh tinggi dan berdampak pada kebutuhan energi yang tinggi.

Di sisi lain, sitokin tubuh menekan nafsu makan pasien sehingga menyulitkan tubuh mendapatkan asupan yang dibutuhkan.

"Akibatnya tubuh memecah protein dan lemak dari sumber energi cadangan. Pasien akan sangat kurus karena otot hilang dan lemak habis," ujar dia dalam seminar media di kawasan Rancamaya, Bogor, Selasa sore.

Lebih lanjut, pada pasien kanker penurunan berat badan bahkan bisa tidak disadari lima persen atau lebih dalam enam bulan. Penurunan ini biasanya disertai penurunan massa otot.

Di sisi lain, ada faktor terapi yang memiliki efek samping berupa mual, ditambah faktor psikis seperti depresi.

Apa saja kebutuhan nutrisi pasien kanker agar tidak mengalami malnutrisi?

Mereka membutuhkan kalori 30-35 kkal/kg/BB/hari, protein1,2-2 gram/kg/BB/hari bahkan sampai 2,5 gram/kg/BB/hari.

Pasien juga membutuhkan asupan lemak 30-50 persen dari total kebutuhan harian, ditambah asam lemak omega-3.

Terpenuhinya asupan nutrisi berperan penting untuk mencegah dan memperbaiki defisiensi zat gizi, membantu pasien menoleransi terapi, meminimalkan efek samping, dan komplikasi terkait nutrisi. Selain itu, nutrisi berperan untuk membantu mempertahankan berat badan dan kondisi fit pasien kanker, mencegah kerusakan jaringan dan membantu pembentukan jaringan serta melawan infeksi. (*)

Jurnalis :
Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Sholihin Nur
Sumber : Antara News

Komentar

Registration