Peristiwa - Internasional

Kopi BRK Sabet Bronze di Australia International Coffe Award

Kopi BRK Sabet Bronze di Australia International Coffe Award Kopi BRK raih Bronze medal di ajang Australia International Coffe Award (AICA). (FOTO: Moh Bahri/TIMES Indonesia).
Rabu, 02 Oktober 2019 - 15:13

TIMESINDONESIA, BONDOWOSO – Hasil pertanian kopi Bondowoso Republik Kopi (BRK) berhasil menyabet Bronze medal di ajang Australia International Coffe Award (AICA), yang diselenggarakan The Royal Agriculture Society of Victorua (RASV) di Australia.

Sebagai penggagas perkebunan kopi rakyat saat menjabat sebagai bupati (periode 2008-2018), Amin Said Husni mengaku bangga dengan keberhasilan kopi BRK.

International-Coffe-Award-2.jpg

Melalui akun Istagramnya @aminshusni, ASH menuliskan, bahwa Kopi Bondowoso berjaya di sebuah festival kopi kelas dunia, Australia International Coffee Award (AICA) yang dihelat oleh The Royal Agricultural Society of Victoria (RASV).

“Adalah Monomania Coffee Roastery, sebuah roastery di Gading Serpong, Banten, yang memboyong kopi Bondowoso itu ke negeri Kanguru. Sampel yang dikirim ke ajang kontes tersebut adalah kopi single origin dari Kebun Megasari di kawasan Klaster Kopi Arabika ljen-Raung yang diberi label Orange Bourbon Megasari,” tulis ASH.

Pendiri BRK ini kemudian melanjutkan, “Bersanding dan bersaing dengan kopi-kopi single origin kelas dunia lainnya, alhamdulillah, kopi Bondowoso ini sukses menyabet bronze medal di ajang bergengsi itu. Ayo, terus semangat petani-petaniku. #bondowosorepublikkopi,” ASH menutup tulisannya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Dwi Wardana, berterima kasih kepada para petani di Kebun Megasari Ijen, karena mampu mengharumkan nama Bondowoso.

Dirinya berharap keberhasilan ini menjadi penyemangat bagi para petani kopi lainnya, di Kabupaten Bondowoso.

Ke depan, Dispertan akan mengembangkan klaster kopi di daerah Hiang Argopuro.

"Kopi Bondowoso merupakan salah satu komoditi unggulan yang tidak kita tinggal. Tapi justru kita kembangkan semaksimal mungkin. Bukan hanya pada produksi saja, tapi juga areal lahannya," tegasnya. (*)

Jurnalis : Moh Bahri
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
Sumber : TIMES Bondowoso

Komentar

Registration