Peristiwa - Daerah

Suara Azan Brigadir Adianto Hentikan Saling Dorong Polisi dan Massa Aksi

Subscribe TIMES Indonesia KLIK >>>
Senin, 30 September 2019 - 18:27

TIMESINDONESIA, MATARAM – Suara merdu azan salat asar anggota Brimob Brigadir Adianto mampu menghentikan saling dorong massa aksi dengan apara kepolisian. Aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh ribuan massa aksi yang tergabung dalam BEM se-Nusa Tenggara Barat terus berusaha keras untuk masuk ke dalam gedung DPRD NTB meski dihalang-halangi oleh aparat kepolisian, Senin (30/9/2019).

Di saat saling dorong dan bahkan massa aksi ada yang melempar menggunakan batu dan air mineral, di situ pun pihak kepolisian terus menerus memberikan imbauannya agar tidak terpovokasi.

Pukul 15.28 Wita, aksi mahasiswa dan polisi masih saling dorong. Massa aksi berusaha untuk bisa masuk ke gedung DPRD NTB. Hingga azan pun dikumandangkan oleh Brigadir Adianto dengan suara yang merdu. Massa aksi mulai surut dan mendengarkan suara azan yang dikumandangkan anggota Brimob itu. 

Satu persatu massa aksi mulai membubarkan diri untuk melaksanakan salat. di samping imbauan yang diberikan oleh Brigader Adianto usai azan. 

"Tidak ada perbuatan yang lebih mulia dari apapun, meskipun itu memperjuangkan keadilan, tapi kita meninggalkan kewajiban kita yaitu sholat," kata Brimob Adianto usai azan Sholat Asar menggunakan pengeras suara mobil komando polisi. 

Massa aksi tidak ingin membubarkan diri sebelum masuk ke dalam gedung DPRD NTB. Mereka menuntut agar DPRD NTB berkomitmen menolak RUU KPK, RKUHP dan UU pertanahan oleh DPR. (*)

Jurnalis : Pauzan Basri (MG-94)
Editor : Ferry Agusta Satrio
Publisher : Rizal Dani
Sumber : TIMES Mataram

Komentar

Registration