Pendidikan

Java English Competition 2019 UINSA Uji Kemampuan Kembangkan Conversation

Java English Competition 2019 UINSA Uji Kemampuan Kembangkan Conversation Peserta tampil unik di ajang Java English Competition UINSA 2019, Sabtu (21/9/2019).(Foto : Istimewa)
Minggu, 22 September 2019 - 14:37

TIMESINDONESIA, SURABAYA – Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya (UINSA) kembali menggelar kompetisi Java English Competition (JEC) 2019. 

Ajang ini digelar menyusul kesuksesan kompetisi lomba Bahasa Inggris tahun lalu. Namun, kompetisi tahun ini dengan jumlah peserta jauh lebih banyak meliputi se-Jawa-Madura.

Java English Competition (JEC) 2019 bertemakan “Facing Industrial Revolution 4.0: Millenials as the Generation of Change” yang diselenggarakan pada Sabtu (21/92019). Diikuti ribuan peserta siswa/i SMP/MTs/Sedarajat, SMA/MA/Sederajat se-Jawa dan mahasiswa.

Java-English-Competition-UINSA-2019-a.jpg

Aditya Herwanda selaku Ketua HMP PBI UIN Sunan Ampel Surabaya menjelaskan bahwa, JEC ini merupakan acara tahunan yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (HMP PBI) UIN Sunan Ampel Surabaya.

“Bedanya, tahun lalu bernama Jatim English Competition (JEC) karena skala peserta hanya dari Jawa Timur. Karena peserta nya cukup membludak, kemudian tahun ini diperluas dengan nama Java English Competition (JEC). Dimana pesertanya dari siswa/i SMP/MTs/Sedarajat, SMA/MA/Sederajat se-Jawa dan mahasiswa,” kata Aditya. 

Melalui ajang JEC 2019 ini UINSA berharap bisa menjadi wadah bagi pelajar untuk dapat mengembangkan potensi diri dalam berbahasa Inggris khususnya bagi mahasiswa UINSA. 

“Sehingga, kedepan semakin banyak pelajar yang memiliki bakat dan kreatifitas terutama dibidang bahasa inggris,” tambahnya.

Menariknya di ajang JEC 2019 yang dibuka oleh Wakil Dekan III Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Dr. Syaiful Jazil, M.Ag didampingi Ketua Jurusan Pendidikan Bahasa UIN Sunan Ampel Surabaya, Dr. Muhammad Salik, M.Ag para peserta khususnya kategori Story Telling menggunakan pakaian adat pewayangan.

Adapun kategori perlombaan tersebut dibagi sebagai berikut, English Olympiade (Untuk Siswa tingkat SMP dan SMA se-Jawa), Story Telling (Untuk siswa tingkat SMP Se-Jawa), Speech Contest (Untuk siswa tingkat SMA Se-Jawa) dan Essay Competition (Untuk mahasiswa Se- Jawa)
Sedangkan ribuan peserta berasal dari berbagai sekolah dan universitas se-Jawa. 

Diantaranya, UIN Sunan Ampel Surabaya, SMKN 2 Lamongan, MTsN 2 Kota Kediri, SMP Taman Siswa (Taman Dewasa) Malang, SMAN 2 Pasuruan, SMAN 2 Madiun, MAN 1 Bojonegoro, SMK N 5 Jember, SMPN 1 Bangkalan, SMPN 4 Mojokerto, MAN 1 Semarang, SMAN 12 Bandung, MTs Daarul Hikmah Pamulang dan beberapa sekolah lainnya.

Anna Gracia salah satu peserta dari SMP Santo Yosep Surabaya mengaku gugup saat mengikuti Java English Competition 2019 kali ini. Meskipun sebelumnya pernah mengikuti lomba yang sama. Karena, menurutnya lomba kali ini pesertanya sangat banyak dari berbagai kota se-Jawa.

“Tapi saya sudah siap dan yakin bisa menjadi juara. Karena, berkat dukungan orang tua, guru dan teman teman. Sehingga, saya optimis dan yakin saya bisa. Dan, bisa menjadi juara,” terang gadis yang akrab disapa Marisa.

Meskipun masih duduk dibangku SMP, Marisa juga menuturkan bahwa, dalam ajang Java English Competition UINSA 2019 ini bukan masalah menjadi juaranya tapi lebih menitikberatkan untuk dapat mengembangkan talenta dan mengasah ilmu dibidang Bahasa Inggris.(*)

Jurnalis : Lely Yuana
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Sholihin Nur
Sumber : TIMES Surabaya

Komentar

Registration