Minggu, 17 November 2019
Peristiwa - Daerah

Kekeringan di Boyolali, Fraksi PDIP DPRD Boyolali Kirim Puluhan Tangki Air Bersih

Kekeringan di Boyolali, Fraksi PDIP DPRD Boyolali Kirim Puluhan Tangki Air Bersih Fraksi PDIP DPRD Boyolali menyerahkan bantuan air bersih di Desa Bojong, Wonosegoro. (Foto: Istimewa)
Jum'at, 20 September 2019 - 23:03

TIMESINDONESIA, BOYOLALI – Bencana kekeringan yang melanda sejumlah wilayah di Boyolali, mengetuk berbagai pihak untuk menyalurkan bantuan air bersih. Salah satunya yakni dari Fraksi PDIP DPRD Boyolali.

Sebanyak 40 tangki air bersih disalurkan Fraksi PDIP ke wilayah Desa Bojong, Kecamatan Wonosegoro yang sudah beberapa bulan warganya kesulitan air bersih.

Kemarau panjang tahun ini dampaknya sangat dirasakan warga Bojong, mengingat di desa yang dikelilingi hutan jati ini, tidak terdapat sumber air. Selama ini, warga terpaksa mengais air di aliran sungai yang mengering.

Fraksi-PDIP-DPRD-Boyolali-b.jpg

"Di desa kami memang tidak ada mata air, kalau kemarau seperti saat ini, warga harus membuat lubang di dasar sungai yang mengering," tutur Gatot Madyo, Kades Bojong, Jumat (20/9/2019).

Dari lubang tersebut, jika beruntung warga akan mendapatkan air. Namun air tersebut tidak bisa langsung dimanfaatkan, tetapi harus diendapkan terlebih dahulu supaya kotorannya terpisah dan baru air tersebut dapat dibawa pulang.

Dijelaskan Gatot, desanya pernah mendapat bantuan program pengadaan air bersih berbasis masyarakat (Pamsimas). Hanya saja program tersebut tidak berjalan karena tidak ada sumber air yang memadai.

"Karena kondisi kami yang hanya mengandalkan air hujan saja. Kalau dua bulan tidak turun hujan, kami pasti kesulitan air bersih," terang dia.

Kondisi kesulitan warga ini kemudian mengetuk empati para anggota dewan yang baru saja dilantik. Menurut Marsono, Ketua Fraksi PDIP, bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dengan harapan dapat meringankan beban masyarakat.

Fraksi-PDIP-DPRD-Boyolali-c.jpg

Selain menggulirkan bantuan langsung air bersih, pihaknya juga akan memperjuangkan program pengadaan air bersih, terutama di desa-desa yang rawan kesulitan air bersih seperti Desa Bojong. "Baik dalam bentuk usulan pendanaan untuk pengadaan pompa air maupun program pembuatan sumur dalam," kata dia.

Sementara itu, bantuan air bersih dari Fraksi PDIP DPRD Boyolali ini disambut gembira warga. Sukarti misalnya, mengaku bantuan air ini sangat membantu keluarganya. "Jelas senang sekali, soalnya kalau tidak ada air ya terpaksa cari ke sungai sekitar 3 km dari sini. Kalau beli mahal, biasanya Rp 300.000/tangki," tutur dia. (*)

Jurnalis : Ario Bhawono (MG-208)
Editor : Faizal R Arief
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

Komentar

Registration