Peristiwa - Daerah

Santri Antusias Ikuti Talkshow pada Expo Santripreneur 2019 di Kabupaten Blitar

Santri Antusias Ikuti Talkshow pada Expo Santripreneur 2019 di Kabupaten Blitar Muh. Abdul Aziz Nawawi menyampaikan materi Talk Show Santripreneur di Expo Santripreneur, Jumat (20/9/2019). (Foto: Sholeh TIMES Indonesia)
Jum'at, 20 September 2019 - 19:29

TIMESINDONESIA, BLITARTalkshow Santripreneur, rangkaian kegiatan Expo Santripreneur 2019 yang berlangsung di Alun alun Kanigoro Kabupaten Blitar, Jumat (20/9/2019)  berlangsung komunikatif. Para peserta nampak antusias mengikuti talkshow menjadi entreprenuer tersebut.

M. Muksin, Ketua Panitia Expo Santripreneur 2019 menyatakan, Talkshow Santripreneur bertujuan memberikan motivasi dan membagikan pengalaman pemateri yaitu, Abdul Aziz Nawawi sebagai orang yang berpengalaman di dunia akademik maupun entreprenuer.

"Karena Abdul Aziz adalah santri yang memiliki daya juang yang tinggi dan berani untuk melangkah," katanya.

Talkshow itu diharapkan tercipta produk santri yang bisa menghasilkan usaha sebagaimana disampaikan pemateri yaitu One People, One Product. Ia juga berharap talkshow itu dapat memacu motivasi santri untuk meningkatkan diri supaya memiliki produk.

"Peserta yang mengikuti dari santri seluruh Indonesia, dari Blitar dan juga siswa SMA di Blitar," urainya.

Muh. Abdul Aziz Nawawi, pemateri Talkshow menambahkan, melalui Talkshow itu, ia menekankan santri untuk berfikir go international. Untuk bisa go international, menurutnya santri tentunya harus rajin ikut ajang konferensi internasional atau kuliah pendek dengan membawa produk masing-masing.

 "Go international juga bisa menjadi ajang dakwah. Kita harus memunculkan keberanian, keberanian keluar dari zona aman, keberanian mengambil resiko dan tanggung jawab," ucap pria yang juga menjabat Ketua Bidang SDM Himpunan Mahasiswa Pasca Sarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini.

Dikatakan Abdul Aziz, peserta talkshow Expo Santripreneur 2019 di Kabupaten Blitar kali ini sangat antusias. "Saya berpesan kepada santri harus punya produk atau one people, one product. Itu harus mulai ditanamkan mulai sekarang untuk menuju Indonesia maju," tegasnya. (*)

Jurnalis : Muhammad Sholeh
Editor : Faizal R Arief
Publisher : Sholihin Nur
Sumber : TIMES Blitar

Komentar

Registration