Ketahanan Informasi

Musim Kemarau, Dinas Perkim Kota Madiun Intensifkan Penyiraman Taman

Musim Kemarau, Dinas Perkim Kota Madiun Intensifkan Penyiraman Taman Petugas Dinas Perkim Kota Madiun intensif melakukan perawatan taman. (FOTO: Ito Wahyu/TIMES Indonesia)
Jum'at, 20 September 2019 - 11:45

TIMESINDONESIA, MADIUN – Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Madiun terus melakukan perawatan tanaman bunga yang ditanam disetiap penjuru kota. Hal ini guna menjaga agar tanaman yang ditanam di median jalan dan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Madiun tidak mati. 

Perawatan dilakukan sebagai upaya untuk mendukung program menjadikan Kota Madiun sebagai ‘Kota Sejuta Bunga’ yang telah dicanangkan Wali Kota Madiun. Diharapkan, dengan semakin banyaknya tanaman bunga yang tumbuh dan berkembang dapat menarik minat masyarakat luar untuk datang ke Kota Madiun.

Pemkot Madiun sendiri memilih tanaman bunga kertas dan bougenville lantaran tanaman ini ketika ditanam hanya membutuhkan air yang tidak banyak. Sehingga, ketika musim kemarau, kedua tanaman tersebut tidak rentan mati.

 

Seperti diketahui, bunga bougenville terkenal dengan kebiasaan uniknya pada saat berbunga. Yaitu merontokkan daun-daunnya sendiri. Sehingga pada saat berbunga, bunga-bunga ini seakan kompak menutupi semua dedaunannya dan tampak berwarna bunga seluruhnya. Seperti tidak mempunyai daun.

“Pada musim kemarau ini, selain meningkatkan intensitas penyiraman air terhadap tanaman yang ada, pihaknya juga berupaya mengganti tanaman yang tidak ada bunganya dengan tanaman yang berbunga yang tahan terhadap cuaca panas,” ujar Kepala Bidang Pertamanan, Permakaman, dan Penerangan Jalan Umum, Dinas Perkim Kota Madiun Aang Marhaendra Budiono. 

Menurut Aang, jika saat ini hanya ada beberapa jenis bunga saja yang tumbuh, nantinya di seluruh sudut kota Madiun akan ditanami berbagai macam bunga.“Ya ada ini, seperti bunga kertas, bunga soka, bougenville" ujarnya.

Seperti diketahui, Untuk merealisasikan Kota Madiun sebagai Kota Sejuta Bunga, saat ini pihaknya juga mulai penataan Taman Hutan Kota Madiun dan sejumlah RTH yang seluruhnya mencapai luas sekitar 60 hektare.

“Yang jelas dari yang ada ini dulu kita tingkatkan kualitasnya. Dari tanaman-tanaman yang tidak ada bunganya, kita ganti dengan tanaman yang berbunga,” jelasnya. (*)

Jurnalis : Ito Wahyu Utomo (MG-204)
Editor : AJP-14 Editor Team
Publisher : Rochmat Shobirin

Komentar

Registration