Jum'at, 15 November 2019
Peristiwa - Daerah

Dua Tahun Tanpa Aktivitas, Bangunan Peron Eks Terminal Seloaji Tak Terawat

Dua Tahun Tanpa Aktivitas, Bangunan Peron Eks Terminal Seloaji Tak Terawat Bangunan sisi timur terminal Seloaji Ponorogo.
Jum'at, 20 September 2019 - 09:45

TIMESINDONESIA, PONOROGO – Kondisi bangunan bekas Terminal Seloaji sisi timur bertolak belakang. Dulu ramai hilir mudik penumpang, kini tak satupun orang beraktivitas di sana.

"Sejak dua tahun terakhir usai pelimpahan wewenang pengelolaan terminal tipe A dari daerah ke pemerintah pusat kompleks bangunan di area timur tersebut tidak ikut dilimpahkan,’’ Ungkap Kepala Satuan Pelaksana Terminal Tipe A Seloaji Ponorogo Eko Hadi Prasetyo Jumat (20/9/2019).

Eko Hadi Prasetyo mengatakan kompleks Terminal Seloaji Ponorogo secara keseluruhan menempati tanah seluas tujuh hektare. Saat pelimpahan 2017 lalu hanya empat hektare area di sisi barat yang dilimpahkan. Itu pun tidak semua. Hanya ruang terbuka hijau dan area parkir sepeda motor di sisi barat masih menjadi milik daerah. Sementara di sisi timur, seluruh tanah plus bangunan peron lama juga masih berstatus aset pemkab setempat. ‘’Tiga hektare lebih statusnya masih menjadi aset Pemkab Ponorogo,’’ katanya.

Mengenai ada area yang tidak dilimpahkan, Eko menyebutkan bahwa pemerintah daerah tentu punya pertimbangan tersendiri. Hal tersebut dari hasil negosiasi antara pusat dan daerah, dengan disepakati bahwa hanya empat hektare yang dilimpahkan ke Kemenhub. ‘’Waktu itu pemkab mungkin punya pertimbangan sendiri. Akhirnya pemerintah pusat membangun hanya di area barat,’’ sebutnya.

Eko menambahkan kebanyakan daerah memang cukup berat melepas aset mereka seiring kebijakan baru itu. Termasuk, beberapa jembatan timbang yang juga diambil alih oleh Kemenhub, per 2017 lalu.

‘’Mereka eman (sayang) karena menjadi salah satu pos pendapatan asli daerah (PAD) termasuk saat ini pun daerah masih memungut retribusi khusus untuk parkir sepeda motor, karena status asetnya masih milik daerah,’’ tambahnya.

Eko sejatinya menyayangkan nasib bangunan bekas Terminal Seloaji tersebut. Karena kondisinya masih relatif bagus, namun tidak difungsikan untuk apapun. Bahkan kini terkesan kumuh. Pihaknya sempat berkomunikasi dengan pemkab setempat terkait pemanfaatan eks peron terminal tersebut. ‘’Misal untuk mencuci armada bus, atau untuk perbaikan-perbaikan ringan,’’ katanya. (*)

Jurnalis : Evita Mukharomah (MG-74)
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Rizal Dani
Sumber : TIMES Ponorogo

Komentar

Registration