Ketahanan Informasi Ketahanan Informasi Pendidikan

Ratusan Wisudawan Fakultas Kesehatan UMG, Jalani Yudisium dan Sumpah Profesi

Ratusan Wisudawan Fakultas Kesehatan UMG, Jalani Yudisium dan Sumpah Profesi Yudisium dan sumpah profesi Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Gresik, di Hall Sang Pencerah Kampus 1 UMG, Selasa (17/9/2019). FOTO: Humas UMG - Abdurrahman Faris/AJP TIMES Indonesia)
Kamis, 19 September 2019 - 09:29

TIMESINDONESIA, GRESIK – Fakultas kesehatan Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) untuk pertama kalinya menggelar acara yudisium dan sumpah profesi untuk pertama kalinya pasca merger.

Sekadar diketahui, Fakultas Kesehatan UMG yang sebelumnya merupakan dua Sekolah Tinggi Kesehatan di Gresik dan Surabaya, dimerger oleh UMG yang kemudian menjadi Fakultas Kesehatan kampus kebanggaan warga Gresik ini.

Wisudawan-UMG-2.jpg

Yudisium dan sumpah profesi untuk pertama kalinya pasca merger ini disaksikan oleh para Civitas Fakultas Kesehatan UMG. “Sebanyak 121 wisudawan yang diambil sumpahnya terlihat antusias mengikuti prosesi yudisium dan sumpah profesi,” kata Dr Khoirul Anwar M.Pd, Dekan Fakultas Kesehatan, di Hall Sang Pencerah Kampus 1 UMG, Selasa, (17/9/2019).

Khoirul Anwar, membeberkan, wisudawan yang diambil sumpah diantaranya dari Prodi Kesehatan Masyarakat 8 Mahasiswa, Prodi Ilmu Gizi 6 Mahasiswa, Prodi Farmasi 52 Mahasiswa, Prodi Fisioterapi 7 Mahasiswa, D4 Kebidanan 1 Mahasiswa, D3 Kebidanan 28 Mahasiswa dan Prodi Keperawatan 19 Mahasiswa.

“Saya disini dan semua dosen yang menyaksikan kalian disumpah profesi, hari ini sangat berbahagia karena melihat kalian dapat menyelesaikan tugas dan tanggung jawab kalian untuk menuntaskan pendidikan D3, D4 dan S1 tepat waktu,” ucap Khoirul Anwar yang juga menjabat sebagai Wakil Rektor I UMG.

Ia lantas menyebut, UMG mampu meluluskan tenaga kesehatan yang profesional. “Sumpah yang kalian lakukan merupakan bagian dari tanggung jawab kalian mengemban profesi nantinya,” ujar Khoirul Anwar

Sementara itu Prof Dr Ir Setyo Budi MS, Rektor UMG, mengajak para lulusan Fakultas Kesehatan UMG yang telah diambil sumpah dan wisuda harus menjalani tahap terakhir untuk mengukuhkan profesionalitasnya.

“Lulusan Fakultas Kesehatan UMG harus mengikuti uji kompetensi, karena dengan mengikuti uji kompetensi, seorang tenaga medis dapat mengupgrade kemampuannya,” tuturnya.

Prof Setyo pun berharap lulusan Fakultas Kesehatan UMG dapat menjaga semangat kesejawatan dalam bidang kesehatan karena hal ini penting untuk menumbuhkan rasa profesionalisme dan etos kerja di lingkungan kesehatan.

“Untuk kalian yang sudah diambil sumpahnya kalian harus tumbuhkan semangat kesejawatan antar sesama perawat, bangun sikap perilaku yang profesional dan selalu tersenyum dalam bekerja karena semangat dan etos kerja yang baik merupakan serabut nadi dalam sebuah profesi,” kata Rektor UMG ini. (*)

Jurnalis : Abdurrahman Faris

Editor: AJP-4 Team Editor

Jurnalis : Abdurrahman Faris (CR-094)
Editor : AJP-4 Editor Team
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

Komentar

Registration