Peristiwa - Nasional

Panglima TNI: 5800 Petugas Dikerahkan untuk Padamkan Karhutla di Riau

Panglima TNI: 5800 Petugas Dikerahkan untuk Padamkan Karhutla di Riau Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto. (Foto: Zaenal Arifin/TIMES Indonesia)
Rabu, 18 September 2019 - 21:09

TIMESINDONESIA, BLITARPanglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan untuk menangani karhutla di Riau, pihaknya mengerahkan 5800 petugas yang terdiri dari 2200 TNI, 2200 Kepolisian dan sisanya personil dari BPBD, aktivis pecinta lingkungan dan kehutanan.

"Saya kemarin di Riau selama 4 hari melihat secara langsung terkait kebakaran di sana dan kami monitor asap di Kalimantan sampai saat ini," katanya usai berziarah ke Makam Bung Karno di Kota Blitar, Rabu (18/9/2019).

Dikatakan Hadi, pemadaman titik api di Riau sudah efektif. Dari pantauannya kemarin selama 4 hari di sana, ada 44 titik api yang dipadamkan oleh pasukan darat maupun dengan water bombing melalui helikopter.

"Karena konsep kita, pasukan 580 kita sebar ke 120 titik. Jika pagi terlihat titik api hotspot maka kami perintah pasukan terdekat untuk melakukan pemadaman," jelasnya.

Hadi mengutarakan, saat ini TNI juga menerbangkan pesawat untuk melakukan hujan buatan di Sumatra maupun Kalimantan. Menurutnya, kalau dilihat dari hasil meteorologi ada awan yang bisa disemai sehingga berpotensi menurunkan hujan.

"Untuk Sumatra memang belum berhasil tapi di Palangkaraya kemarin sudah ada hujan rintik-rintik. Artinya masih ada potensi untuk membuat hujan buatan," jelasnya.

Soal laporan titik api karhutla dari satelit, menurut Panglima TNI laporan tersebut belum real time. Laporan satelit update setiap 6 jam sekali. "Ketika pagi-pagi apinya itu masih kecil namun 6 jam kemudian setelah terpantul di satelit baru terlihat apinya membesar. Maka dari itu kita upayakan pemantauan dengan menggunakan drone," ungkap Hadi. (*)

Jurnalis : Muhammad Sholeh
Editor : Faizal R Arief
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
Sumber : TIMES Blitar

Komentar

Registration