Ketahanan Informasi

Siapkan SDM, Mahasiswa Unisla Dibekali Pajak E-Commerce

Siapkan SDM, Mahasiswa Unisla Dibekali Pajak E-Commerce Novena Margaretta, S.E dari Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Lamongan, memberikan materi dalam kuliah tamu, Rabu, (18/9/2019). (FOTO: MFA Rohmatillah/AJP TIMES Indonesia)
Rabu, 18 September 2019 - 11:54

TIMESINDONESIA, LAMONGAN – Revolusi Industri 4.0, menuntut semua lini menyiapkan SDM-nya. Seperti Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Islam Lamongan (Unisla), yang membekali para mahasiswanya dengan pajak e-commerce.

“Di era Revolusi Industri 4.0 ini, perdagangan sudah banyak memanfaatkan elektronik berbasis digital,” kata Abidah Dwi Rahmi S, penanggung jawab kuliah umum yang mengusung tema Perkembangan Pajak E-Commerce di Era Revolusi Industri 4.0, di Auditorium gedung Utama, Rabu, (18/09/2019).

Mahasiswa-Unisla-Dibekali-Pajak-E-Commerce-2.jpg

Lebih lanjut Ia menyatakan, kuliah umum yang diikuti oleh mahasiswa semester 5 FE ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang pajak perdagangan berbasis digital (e-commerce).

“Sehingga punya pengetahuan tentang pajak dari jual-beli berbasis online,” kata Abidah yang juga Dosen Fakultas Ekonomi.

Mahasiswa-Unisla-Dibekali-Pajak-E-Commerce-3.jpg

Kuliah umum ini, menghadirkan tim pemateri dari kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Lamongan, Novena Margaretta, S.E dan Asep ispon Yurono, S.E. Asep menjelaskan, jual-beli barang hingga jasa berbasis online, semuanya dikenakan pajak.

“Jangan sangka layanan jasa berbasis online seperti Gojek dan Grab tidak dikenai pajak. Driver ojek online juga dikenai pajak,” Ia membeberkan, para driver ojek online, semuanya memiliki NPWP. “Kalau tidak punya, Grab bisa langsung memotong pajak drivernya langsung,” kata Asep. (*)

Jurnalis : MFA Rohmatillah
Editor : AJP-4 Editor Team
Publisher : Sofyan Saqi Futaki

Komentar

Registration