Minggu, 17 November 2019
Peristiwa - Daerah

Dispora Kabupaten Malang Menjaring Tenaga Massage Sport

Dispora Kabupaten Malang Menjaring Tenaga Massage Sport Sekretaris Dispora Kabupaten Malang,  Abdul Harris dan saat pelatihan massage sport. (FOTO: istimewa)
Rabu, 18 September 2019 - 05:26

TIMESINDONESIA, MALANGDispora (Dinas Pemuda dan Olahraga) Kabupaten Malang sedang menjaring tenaga massage sport untuk dipersiapkan bila ada kegiatan olah raga di tingkat II, provinsi maupun nasional.

Sekretaris Dispora Kabupaten Malang, Abdul Harris kepada TIMES Indonesia, mengatakan tenaga massage sport sangat penting peranannya. "Kami sudah memberi pelatihan kepada 120 orang. Angkatan pertama kebanyakan dari guru-guru honorer karena memang permintaan mereka," katanya.

Dispora juga telah mendatangkan dua orang instruktur ahli fisioteraphy dari Universitas Negeri Malang. "Peserta antusias mengikuti pelatihan itu. Ini sekaligus bisa memberi peluang usaha mandiri bagi mereka di rumahnya masing-masing dan bisa menciptakan lapangan pekerjaan sebagai tukang pijat setidaknya di kampungnya sendiri," kata Harris.

Menjaring-Tenaga-Massage-Sport.jpg

Menurutnya idealnya dalam satu cabang olahraga ada sepasang tenaga massage sport. Karena yang ditangani adalah atlet putra dan putri. "Rasanya tidak pas manakala ada atlet putri yang cedera kemudian yang menangani juru massage putra," ujarnya.

Karena itu target Dispora, pelatihan massage sport ini akan terus dilaksanakan dengan disesuaikan anggaran yang ada agar sewaktu-waktu ada event dan mereka dibutuhkan, maka semuanya sudah siap

Harris bahkan memproyeksikan hampir disetiap Kecamatan idealnya memiliki tenaga ini. Karena masing-masing Kecamatan juga memiliki kegiatan olah raga di tingkat Kecamatan.

Itulah yang menjadi alasan, mengapa Dispora (Dinas Pemuda dan Olahraga) Kabupaten Malang saat ini getol sedang menjaring tenaga massage sport untuk dipersiapkan bila ada kegiatan olah raga di tingkat II, provinsi maupun nasional.(*)

Jurnalis : Widodo Irianto
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Sholihin Nur
Sumber : TIMES Malang

Komentar

Registration