Peristiwa - Daerah

BPBD Pemkab Bantul Distribusikan Air Bersih Kepada Warga Terdampak Kekeringan

BPBD Pemkab Bantul Distribusikan Air Bersih Kepada Warga Terdampak Kekeringan Ketua PMI DIY GBPH Prabukusumo, Bupati Bantul Suharsono, dan Ketua PMI Bantul Wirmon Samawi saat penyerahan truk tangi air bersih sumbangan FKOR DIY. (FOTO: Totok Hidayat/TIMES Indonesia)
Selasa, 17 September 2019 - 22:10

TIMESINDONESIA, YOGYAKARTA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Bantul mencatat hingga September ini sudah mendistribusikan 900 tangki air bersih kepada masyarakat di sejumlah wilayah di Kabupaten Bantul yang mengalami kekeringan. Jumlah ini belum termasuk pendistribusian oleh lembaga sosial lain seperti PMI dan Tagana.

“Musim kemarau yang panjang membuat kekeriangan di Kabupaten Bantul meluas,” kata Kepala BPBD Bantul Dwi Daryanto disela-sela pelantikan pengurus PMI Bantul di rumah dinas Bupati Bantul, Trirenggo, Selasa (17/9/2019).

Dwi menambahkan, kebutuhan air bersih masih tersedia. Namun, proses distribusi terkendala keterbatasan jumlah truk tangki pengangkut air. Saat ini seluruh truk tangki milik BPBD dan Dinas Sosial sudah diterjunkan. Namun belum dapat memenuhi permintaan distribusi air bersih. Sehingga terdapat truk tangki yang harus 3 kali bolak-balik mengangkut air. 

“Bila jumlah truk tangki memadai maka trip perjalanan tangki bisa dikurangi,” terang Dwi.

Dari kenyataan itu lah, Forum Komunikasi Ormas dan Relawan (FKOR) DIY memberikan bantuan 1 unit truk tangki kepada PMI Bantul. Penyerahan dilakukan oleh Ketua FKOR DIY Sutrajaya kepada Ketua PMI Bantul Wirmon Samawi dengan disaksikan oleh Bupati Bantul Suharsono dan Ketua PMI DIY GBPH Prabukusumo usai pelantikan pengurus PMI Bantul.

Sutrajaya mengatakan, pemberian bantuan ini sebagai bentuk kepedulian atas nasib sebagian warga Bantul yang mengalami kekeringan. Selain truk tangki, FKOR DIY juga memberikan bantuan 1 unit truk untuk operasional relawan PMI Bantul.

“Kalau bantuan air bersih sudah banyak, maka kami memberikan bantuan sarana pengangkutnya,” terang jelas pria yang akrab disapa Mbah Joyo ini. 

Ketua PMI DIY GBPH Prabukusumo menyampaikan terima kasih atas bantuan ini. Saat ini keberadaan truk tangki sangat dibutuhkan untuk mendistribusikan air bersih. Namun ke depan pembangunan bak-bak penampungan air dapat menjadi solusi dari masalah kurangnya truk tangki. Sehingga dirinya meminta jajaran PMI DIY untuk membantu tersedianya bak-bak penampungan air. 

“Mari kita galang dana untuk pembangunan bak penampungan air bersih sebagai solusi permanen terhadap bencana kekeringan,” ajak GBPH Prabukusumo.(*)

Jurnalis : Totok Hidayat (MG-199)
Editor : Faizal R Arief
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok
Sumber : TIMES Yogyakarta

Komentar

Registration