Wisata

Masuk Lorong Perkampungan, Kampung Cempluk Festival ke-9 Bakal Hadir Lebih Unik

Masuk Lorong Perkampungan, Kampung Cempluk Festival ke-9 Bakal Hadir Lebih Unik Kekompakan warga saat latihan untuk menyambut Kampung Cempluk Festival ke-9. (Foto: Naufal Ardiansyah/TIMES Indonesia)
Selasa, 17 September 2019 - 20:50

TIMESINDONESIA, MALANG – Masyarakat Malang Raya akan dihebohkan dengan pagelaran maraton selama seminggu. Perayaan hari raya kebudayaan kampung bernama Kampung Cempluk Festival ke-9 ini bakal hadir dengan lebih ‘ngampungi’.

Festival ini akan berlangsung secara maraton selama satu minggu penuh, mulai Minggu (22/9/2019) hingga Sabtu (28/9/2019). Agenda ini menjadi hajatan bersama yang rutin digelar setiap tahun oleh warga Dusun Sumberjo, Desa Kalisongo, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang.

Ketua RW 02 Desa Kalisongo Supriadi mengatakan, Kampung Cempluk Festival yang ke-9 ini akan hadir berbeda dan lebih menarik dari tahun sebelumnya.

Kampung-Cempluk-Festival-ke-9-b.jpg

Pasalnya, perayaan hajatan yang melibatkan banyak pihak ini memasuki lorong-lorong dan gang perkampungan warga.

“Tahun ini lebih unik dari tahun-tahun sebelumnya karena konsep lokasi tempat yang masuk ke gang-gang dan lorong perkampungan warga,” kata Supriadi saat ditemui TIMES Indonesia, kemarin (16/9/2019) malam.

Keunikan dan kemeriahan KCF ini akan tampak meriah dengan pernak-pernik lampu dan dekorasi stand jualan yang terbuat dari anyaman bambu.

Stand tersebut berjejeran rapi di lorong perkampungan warga, sebagian di depan teras rumah warga dan pinggir jalan raya.

Penggagas Kampung Cempluk, Redy Eko Prastyo mengatakan, Kampung Cempluk Festival ini berangkat dari kekompakan dan solidaritas warga. Semangat yang mereka bawa adalah mengenalkan kebudayan kampung cempluk kepada generasi muda dan masyarakat di Malang Raya.

“Semua dari warga, mulai konsep, persiapan, kepanitiaan sebagian dari mahasiswa. Bahkan, funding acara ini dari iuran keliling saat tahlilah. Biasanya 2 ribuan. Kita kumpulkan bersama-sama untuk jadi kas,” beber Redy yang juga peraih penghargaan dari BPIP sebagai penggagas Jaringan Kampung Nusantara, belum lama ini.

Kampung-Cempluk-Festival-ke-9-c.jpg

Menyambut KCF ini, warga sudah menyiapkan sejak jauh-jauh hari. Pantauan TIMES Indonesia, beberapa warga tampak kompak berlatih tarian, menyiapkan stand dan rutin melakukan rapat koordinasi.

Berdasarkan laporan panitia, Kampung Cempluk Festival ke-9 ini mengundang Wakil Gubernur Jawa Timur. Rektor Universitas Brawijaya juga dijadwalkan hadir di pagelaran tersebut. (*)

Jurnalis : Mohammad Naufal Ardiansyah
Editor : Faizal R Arief
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok
Sumber : TIMES Malang

Komentar

Registration