Pemerintahan

Buat Lima Inovasi Penataan Transportasi, Lamongan Rengkuh Wahana Tata Nugraha

Buat Lima Inovasi Penataan Transportasi, Lamongan Rengkuh Wahana Tata Nugraha Bupati Fadeli menerima penghargaan WTN dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, di Lapangan Plaza Politeknik Pelayaran Surabaya, Selasa (17/9/2019). (FOTO: Humas dan Protokol Pemkab Lamongan for TIMES Indonesia)
Selasa, 17 September 2019 - 13:36

TIMESINDONESIA, LAMONGAN – Pemkab Lamongan mendapat apresiasi Wahana Tata Nugraha (WTN) dari Kementerian Perhubungan. Ini setelah Lamongan dinilai sukses dalam penataan fasilitas publik transportasi.

Penghargaan itu diterima Bupati Fadeli dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, saat Upacara Peringatan Hari Perhubungan Nasional tingkat Jawa Timur di Lapangan Plaza Politeknik Pelayaran Surabaya, Selasa (17/9/2019).

“Peningkatan pelayanan publik di bidang transportasi itu penting. Sebagai bagian pelayanan pemerintah daerah kepada masyarakat. Semoga apresiasi ini menjadi motivasi kita semua untuk berbuat lebih baik lagi bagi masyarakat Lamongan,” ujar Fadeli.

Inovasi-inovasi yang membuat Lamongan mengantongi WTN adalah dengan membangun fasilitas trotoar yang ramah difabel. Fasilitas guiding block untuk pejalan kaki difabel ini dibangun di sepanjang trotoar yang mengelilingi Alun-alun Kota Lamongan.

“Jika Anda melintas atau jogging di trotoar Alun-alun Kota Lamongan, disana ada ubin berwarna kuning dengan kontur yang lebih menonjol. Ini semacam garis pandu untuk memudahkan penyandang disabilitas,” ujar Agus Hendrawan, Kabag Humas dan Protokol Pemkab Lamongan.

Masyarakat Lamongan juga mendapat kemewahan kawasan bebas kendaraan bermotor yang dilaksanakan setiap Minggu pagi saat Minggu Ceria (Mince).

Selanjutnya, pembinaan kedisiplinan juga secara rutin diberikan kepada pelajar dengan mengajak Duta Pelajar Tertib Lalu Lintas. Dinas Perhubungan Lamongan, sambung Agus, juga memiliki Program Zona Aman Selamat Sekolah.

“Untuk menjamin akurasi, Dinas Perhubungan telah memiliki unit pelaksana teknis pengujian kendaraan bermotor yang sudah berbasis IT,” ucapnya menambahkan.

Untuk diketahui, WTN merupakan penghargaan yang diberikan oleh pemerintah kepada provinsi dan kota/kabupaten yang mampu menata transportasi dan fasilitas publik dengan baik.

Sebelum Lamongan menerima Wahana Tata Nugraha, terlebih harus menjalani seleksi yang melibatkan lintas kementerian. Selain dari Kementerian Perhubungan, juga ada dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera), Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri), akademisi, dan pakar transportasi. (*)

Jurnalis : Ardiyanto
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Sofyan Saqi Futaki
Sumber : TIMES Lamongan

Komentar

Registration