Peristiwa - Daerah

Edukasi Warga Kepulauan Sumenep Jalani Hidup Sehat, Ini Strategi Puskesmas Talango

Edukasi Warga Kepulauan Sumenep Jalani Hidup Sehat, Ini Strategi Puskesmas Talango Moh Hasan menjelaskan pembuatan jamban ke warga desa di Talango. (FOTO: DJ TIMES Indonesia)
Selasa, 17 September 2019 - 11:54

TIMESINDONESIA, SUMENEP – Kesadaran masyarakat Desa Talango, Kecamatan Talango, Sumenep, untuk hidup bersih terus ditingkatkan. Salah satunya edukasi kesadaran jambanisasi yang dilakukan Moh Hasan, petugas sanitasi Puskemas Talango pada warga pulau di sebelah timur Kalianget ini.

"Kami terus berupaya memberikan pemahaman pada warga kepulauan agar sennatiasa menjaga kebersihan lingkungan. Salah satunya terus mendorong mereka memiliki jamban untuk buag air besar," ujar Hasan.

desa-di-Talango.jpg

Jambanisasi ini penting agar lingkungan selalu terjaga kebersihannya. Dengan lingkungan bersih maka kesehatan warga akan terjaga. 

Hasan mengungkapkan, kampanye hidup bersih lewat jambanisasi dan STBM (sanitasi total berbasis masyarakat) ini terus dilakukannya selaku petugas sanitasi puskesmas setempat. Beberapa desa di Talango telah diberi pembekalan dan edukasi.

Di antaranya Desa Kombang, Desa Poteran, dan beberapa desa lainnua. "Biasanya di tiap desa kami melakukan edukasi minima 2-3 hari. Niat kami satu, agar upaya preventif terhadap penyakit yang diakibatkan lingkungan bisa ditanggulangi," ujar Hasan.

desa-Talango.jpg

Di sinilah petugas mengajak dam terus mendorong warga desa membuat jamban keluarga. "Sebelum mengajak, kami juga melakukan teknik pemicuan. Sebuah teknik dalam sanitasi yang mempertanyakan kebiasan atau tingkah laku dalam buang air besar," jelas Hasan.

Selain itu, petugas juga menanyakan keberadaan jambannya. Jika sudah diketahui jawabannya, maka masyarakat diajak berpikir untuk mempertimbangkan kebiasaan baik dan buruk dalam BAB. 

"Ini akan menjadi sarana sehingga warga terpicu untuk membuat jamban keluarga secara sukarela," ucap Moh Hasan yang juga petugas sanitasi Puskemas Talango ini. (*)

Jurnalis : Mohammad Hasan (DJ-171)
Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Rochmat Shobirin

Komentar

Registration