Peristiwa - Daerah

Dongkrak Wisata, Bupati Probolinggo Susun Agenda Budaya

Dongkrak Wisata, Bupati Probolinggo Susun Agenda Budaya Salah satu budaya Tengger, penyucian jimat Klontongan. (FOTO: A. Sugeng for TIMES Indonesia)
Selasa, 17 September 2019 - 10:37

TIMESINDONESIA, PROBOLINGGO – Guna meningkatkan kunjungan wisatawan di Kabupaten Probolinggo, Bupati Puput Tantriana berencana membuat agenda budaya tahunan. Salah satu pionir yang disiapkan, adalah aneka budaya warga Suku Tengger, di lereng Bromo, Sukapura.

Bupati Puput Tantriana Sari menyebut, pihaknya kini sudah mulai menginventarisir budaya apa saja yang bisa masuk dalam agenda tahunan tersebut.

Bahkan banyak juga, budaya skala rumahan yang bisa di make up dan disajikan menjadi tontonan. Dengan skala nasional maupun internasional. Karena kawasan Tengger sendiri, kaya budaya.

“Kan banyak, salah satunya ada Yadnya Kasada, Yadnya Karo, dan lain sebagainya, masih kami susun,” ujarnya, Selasa (17/9/2019).

 

Ide tersebut muncul, ketika Bupati tengah menghadiri resepsi upacara Sodoran dalam rangkaian Yadnya Karo, di Balai Desa Jetak, Sukapura, Probolinggo. Tantri menyebut, budaya yang ada di Kabupaten Probolinggo sangat beragam. Namun demikian, perbedaan itu tidak menjadi faktor pemecah belah.

“Malah keberagaman ini menjadi semangat persatuan warga. Contohnya dalam upacara sodoran ini, petinggi pondok pesantren besar di Probolinggo, turut hadir. Ini melambangkan semua elemen dapat bersatu dalam keberagaman budaya yang ada,” katanya.

Melalui agenda budaya tahunan itu, Bupati berharap masyarakat bisa melestarikan sekaligus menikmati mahakarya anak bangsa sehingga kebudayaan yang ada tidak luntur, tetap lestari. Di sisi lain, hal itu bisa menjadi lokomotif pergerakan ekonomi masyarakat setempat. Rencana tersebut nantinya juga akan menunjang jargon “Endless Probolinggo”. (*)

Jurnalis : Happy L. Tuansyah
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Sofyan Saqi Futaki
Sumber : TIMES Probolinggo

Komentar

Registration