Peristiwa - Daerah

Matang di Perencanaan, Pilkades Serentak di Lamongan Sukses

Matang di Perencanaan, Pilkades Serentak di Lamongan Sukses Bupati Lamongan Fadeli bersama saat meninjau Pilkades serentak, Minggu, (15/9/2019). (Foto: Humas dan Protokol Pemkab Lamongan for TIMES Indonesia)
Senin, 16 September 2019 - 18:50

TIMESINDONESIA, LAMONGAN – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) secara massal yang digelar serentak dalam satu hari di 385 desa Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, berjalan sukses. Kesuksesan menggelar Pilkades 385 desa secara serentak dalam satu kali tahap pemilihan ini membutuhkan manajemen persiapan yang matang.

Prosesnya dimulai dengan penyusunan regulasi, mengidentifikasi masalah hingga menata manajemen konflik.

Pilkades-Serentak-Lamongan.jpg

Di Kabupaten Lamongan juga dibentuk sejumlah tim untuk mengawal proses tahapan. Tidak hanya tim pemilihan di tingkat desa, juga ada tim pengawas di tingkat kecamatan, tim monev dan Pilkades di tingkat kabupaten, Desk Pilkades dan forum kajian hukum.

“Bupati Fadeli sudah jauh-jauh hari menekankan agar persiapan Pilkades Serentak ini dimatangkan secara mendetail, meski melibatkan proses di 385 desa berbeda secara serentak dalam satu hari, Kabupaten Lamongan tetap kondusif,” kata Mohammad Nalikan, Asisten Tata Praja, Senin, (16/9/2019).

Lebih lanjut Ia menyebutkan perangkat daerah, seperti pelayanan kependudukan, legalisasi ijazah, kesehatan dan terkait rekomendasi Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) mendapat atensi khusus untuk menyukseskan tahapan penetapan bakal calon.

“Karena dokumen yang diterbitkan perangkat daerah ini akan menentukan dalam tahapan penetapan bakal calon,” ujarnya.

Pilkades-Serentak-Lamongan3.jpg

Sementara legalitas dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) juga digunakan untuk menyusun daftar pemilih sementara, dan menetapkan daftar pemilih tambahan menjadi daftar pemilih tetap.

Menurut Nalikan, Pemkab Lamongan juga bersinergi dengan TNI dan Polri untuk menjaga keamanan. 897 Cakades diajak untuk melakukan deklarasi damai.

Sementara personel gabungan TNI dan Polri yang terdiri dari Bintara Pembina Desa (Babinsa) dan Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibnas) diberikan sosialisasi agar siap mengawal Pilkades Serentak.

“Kami sedari awal menekankan dan mengawal agar taat pada regulasi. Panitia Pilkades diwanti-wanti agar tidak membuat kebijakan yang bertentangan dengan regulasi. Alhamdulillah ini dijalankan, sehingga setiap tahapan bisa berjalan lancar,” ujar Nalikan.

Bupati Fadeli, kata Nalikan, juga memantau langsung seluruh tahapan. Bahkan setelah melakukan sidak pencoblosan menggunakan sepeda motor bersama Forkopimda, di malam harinya masih mencermati laporan dari seluruh camat melalui fasilitas video conference.

Menurut Fadeli, sinergitas dan dukungan semua pihak menjadikan Pilkades Serentak berlangsung aman dan kondusif. Mulai dari TNI dan Polri, Satpol PP dan Linmas, panitia pemilihan, calon kades dan kedewasaan berdemokrasi dari masyarakat Lamongan.

“Kondusifitas ini amat penting bagi pembangunan di Lamongan, karena masih banyak program pemberdayaan yang perlu disukseskan demi kesejahteraan masyarakat,” ucap Fadeki.

Ia berharap Dana Desa yang dikucurkan selama ini agar tidak hanya dihabiskan untuk pembangunan fisik saja. Tetapi juga digunakan untuk pemberdayaan ekonomi seperti melalui BUMDes, Warung LA, dan Desaku Pintar.

“Kita kaya akan sumber daya alam yang membutuhkan inovasi untuk dikembangkan. Dan inovasi ini hanya bisa mekar jika situasi setelah Pilkades Serentak di Lamongan kondusif,” tutur Fadeli berpesan. (*)

Jurnalis : Ardiyanto
Editor : Yatimul Ainun
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
Sumber : TIMES Lamongan

Komentar

Registration