Gaya Hidup

Ingin Punya Kebiasaan Membaca Buku? Lima Trik dari Dee Lestari Ini Perlu Dicoba

Ingin Punya Kebiasaan Membaca Buku? Lima Trik dari Dee Lestari Ini Perlu Dicoba Novelis Dee Lestari membaca salah satu buku koleksi Perpustakaan KPwBI Jember. (foto: Dody Bayu Prasetyo/TIMES Indonesia)
Minggu, 15 September 2019 - 23:47

TIMESINDONESIA, JEMBERMembaca buku dapat menjadi aktivitas menyenangkan untuk mengisi waktu kita. Namun,  membaca buku tampaknya masih belum menjadi suatu kebiasaan dalam masyarakat kita. Alasannya macam-macam. Mulai dari kesibukan hingga rasa malas. Nah, Dee Lestari berbagi trik kepada kalian agar kegiatan membaca buku tetap dapat dilakukan di tengah kesibukan, sekaligus menjadi suatu kebiasaan.

1. Lakukan manajemen waktu

Novelis kenamaan Dee Lestari mengatakan bahwa sebenarnya setiap orang telah memiliki manajemen waktu masing-masing, yang tidak sama dengan orang lain. Hal tersebut disebabkan profesi dan kesibukan yang di jalani setiap orang beragam.

"Saya merasa setiap orang punya pengaturan waktunya sendiri. Dulu waktu masih single saya bisa kuat baca buku sampai subuh. Tapi sekarang ketika menjadi seorang ibu waktunya beda lagi," kata penulis novel berseri Supernova tersebut dalam acara Literasi untuk Semua di Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Jember, beberapa waktu lalu.

Karena itu, dia mengatakan perlunya manajemen waktu dengan menyelipkan kegiatan membaca buku di tengah kesibukan. Misal dengan memanfaatkan waktu luang atau jam istirahat untuk membaca buku.

2. Waktu ideal membaca buku adalah pagi hari

Setiap orang memang memiliki pengaturan waktunya masing-masing. Termasuk waktu membaca buku. Namun, bagi Dee Lestari waktu yang ideal untuk membaca buku adalah saat di pagi hari.

"Kalau bagi saya yang ideal, pagi adalah waktu yang terbaik untuk membaca. Karena di saat itu pikiran masih segar," ujar novelis bernama lengkap Dewi Lestari Simangunsong tersebut.Edisi-Senin-16-September-2019-3.jpgBahkan, menurutnya hal tersebut dapat dipraktekkan oleh orang yang biasa memulai aktivitasnya di pagi hari. Seperti karyawan atau mahasiswa yang berangkat ke tempat kerja atau kampus pagi-pagi.

"Caranya cukup sediakan waktu satu jam lebih awal sebelum berangkat untuk membaca buku," ujar Dee.

3. Pasang target

Memiliki target merupakan hal yang penting untuk memcapai sebuah tujuan agar tetap fokus. Termasuk menuntaskan sebuah buku.

"Misal saya akan menyelesaikan membaca buku dalam satu minggu," tutur Dee Lestari yang juga seorang musisi dan penulis lagu itu.

Namun demikian, Dee mengatakan bahwa target yang ditentukan juga harus realistis dengan keadaan dan jenis buku yang dibaca.

"Karena buku juga banyak macamnya. Ada yang tebal juga ada yang tipis. Ada yang butuh waktu seminggu kelar, ada juga yang lebih dari itu," sarannya.

4. Pilih buku bacaan yang disukai

Membaca buku haruslah menjadi aktifitas yang menyenangkan bagi pembacanya. Jangan sampai malah sebaliknya. Karena itu, penting untuk memilih jenis atau genre buku bacaan yang hendak diselesaikan.

Dee Lestari menuturkan, bagi orang yang ingin menjadikan aktivitas membaca buku sebagai kebiasaan, hendaknya memulai dengan membaca buku-buku yang disenangi.

"Untuk awal mula pilih buku yang paling kita senangi untuk awal membentuk kebiasaan membaca kita," ujar Dee.

Saat ini, kita dengan sangat mudah menemukan berbagai macam genre buku di berbagai toko buku atau perpustakaan. Tinggal pilih genre buku apa yang paling kita sukai. Ada genre romantis percintaan, drama, biografi, komedi, horor, dan lainnya.

5. Konsisten

Ini merupakan tahap penting bagi pembaca buku pemula: konsisten. Sebab, tahap ini untuk membentuk kebiasaan membaca buku, selain dengan cara membaca buku yang disukai.

Selain itu, tahap ini merupakan sebuah satu kesatuan yang terdiri dari empat hal sebelumnya.

Soal hal ini, Dee Lestari mengatakan bahwa tanpa mempertahankan sikap konsisten ini, kebiasaan membaca buku tidak mungkin terbentuk.

Nah, itulah 5 trik dari Dee Lestari yang bisa kalian coba untuk membentuk kebiasaan membaca buku sekaligus meningkatkan budaya membaca. Selamat mencoba. (*)

Jurnalis : Dody Bayu Prasetyo
Editor : Dody Bayu Prasetyo
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok
Sumber : TIMES Jember

Komentar

Registration