Peristiwa - Daerah

Pencak Silat dan Reog Ponorogo Pukau Ribuan Warga di Azerbaijan

Pencak Silat dan Reog Ponorogo Pukau Ribuan Warga di Azerbaijan Pertemuan dua negara, Indonesia dan Azerbaijan (FOTO: Istimewa)
Minggu, 15 September 2019 - 15:39

TIMESINDONESIA, BONDOWOSO – Atraksi Pencak Silat dan Reog Ponorogo memukau ribuan penonton yang menghadiri acara Indonesian Cultural Festival, Fountain Squer Baku, Azerbaijan.

Gerakan Pencak Silat yang dipadu dengan Reog Ponorogo, serta suara gamelan Reog membuat seluruh penonton yang hadir memberikan tepuk tangan panjang di akhir pertunjukan.

Turut hadir dalam kesempatan itu, Duta Besar KBRI Baku Bapak Prof. DR. H. Husnan Bey Fananie, M.A Kementerian Pemuda dan Olahraga melalui Asisten Deputi Industri dan Promosi Olahraga Bapak Sandi Suwardi Hasan. Atase Pertahanan Republik Indonesia Kolonel Marinir Harwin Dicky Wijanarko, SE.

Pertemuan-Bilateral-Indonesia-Azarbaijan-a.jpg

Sebelum kegiatan berlangsung. Dilakukan pertemuan antara Indonesia dengan perwakilan Azerbaijan. Pertemuan membahas usulan Pemerintah Indonesia, agar pencak silat masuk menjadi cabang olah raga yang dipertandingkan di Olimpic Games.

Diharapkan perhelatan Indonesian Cultural Festival di Azerbaijan, menjadi ajang kampanye budaya Indonesia, kampanye Pencak Silat dan Kesenian asli Indonesia.

Duta Besar KBRI Baku Prof. Dr. H. Husnan Bey Fananie, M.A menyampaikan, kegiatan ini merupakan cara Indonesia menyapa Azerbaijan

“Tentu dengan cinta dan persaudaraan Indonesia. Dimana ditandai dengan kuatnya komunikasi antara dua negara ini,” katanya.

Sementara itu, Sandi Suwardi Hasan, Asisten Deputi Industri dan Promosi Olahraga Kemenpora menyampaikan, Azerbaijan mendukung sepenuhnya.

“Yakni Pencak Silat Indonesia masuk menjadi cabang olah raga yang di pertandingkan di Olimpic Games dan aktif dalam ikut mengkampanyekan Pencak Silat Keseluruh dunia,” terangnya.

Menurutnya, dengan road to olympic games 2032, pencak silat harus eksis dan diakui di 5 benua.

“Yakni Asia, Amerika, Eropa, dan Oceania serta 70 negara. mohon doa dan dukungan dari masysrakat Indonesia,” harapnya.

Wisnu Hadi Prayitno, Pimpinan rombongan Pencak Silat dan Reog mengatakan m, mereka hadir difasilitasi Kemenpora guna mempromosikan pencak silat.

“Serta memberikan kesempatan generasi muda indonesia untuk di terima dan mempunyai pengalaman internasional,” paparnya.

Selain peserta parade, masyarakat baku azerbaijan juga ikut memeriahkan kegiatan tersebut dengan turun bersama, menari dan bernyanyi mengikuti ritme.

Terlihat di sepanjang jalan yang dilalui parade masyarakat Azerbaijan menyambut dengan suka cita serta ikut mengabadikan moment tersebut. Bahkan yel-yel Indonesia-Azerbaijan menggelora di selanjang rute parade.

Apresiasi dari banyak pihak tersebut merupakan wujud nyata, bahwa Warisan Budaya Indonesia, Reog Ponorogo dan Pencak Silat, patut untuk dikenalkan. Serta dapat menjadi icon Indonesia sebagai suatu langkah nyata untuk tidak sekedar melestarikannya, namun juga menduniakan kesenian khas tersebut.(*)

Jurnalis : Moh Bahri
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Sholihin Nur
Sumber : TIMES Bondowoso

Komentar

Registration