Peristiwa - Daerah

Bantu Kekeringan, PSC Solo Raya Salurkan 30 Tangki Air ke Boyolali

Bantu Kekeringan, PSC Solo Raya Salurkan 30 Tangki Air ke Boyolali Komunitas Pajero Sport Club (PSC) Solo Raya salurkan 30 tangki air ke Boyolali dan Karanganyar. (Foto: Ario Bhawono/TIMES Indonesia).
Minggu, 15 September 2019 - 14:22

TIMESINDONESIA, SOLO – Bencana kekeringan di sejumlah wilayah di Boyolali, Jawa Tengah semakin dirasakan warga. Beruntung, bantuan air bersih terus mengalir, baik yang dikoordinasi Pemkab Boyolali maupun kelompok elemen masyarakat. Salah satunya dari PSC Solo Raya atau PSC Solo Raya.

Kesulitan air bersih akibat kemarau panjang, sangat dirasakan warga Boyolali terutama di kawasan utara. Sejak beberapa bulan terakhir, sumur warga semakin mengering sehingga mereka terpaksa membeli air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

Bagi yang tidak mampu, terpaksa harus menempuh jarak beberapa kilometer untuk mengambil air di sumber atau kedung yang masih tersisa air.

Kekeringan saat ini tak hanya dirasakan warga Boyolali utara seperti wilayah, Kecamatan Juwangi, Kemusu, Wonosegoro, Wonosamudro dan sekitarnya. Namun, kekeringan dan kesulitan air bersih juga sudah dialami sebagian masyarakat Kecamatan Simo dan Sambi.

"Di sekitar sini setidaknya ada lima dukuh di sejumlah desa yang kesulitan air bersih," ungkap Budiyanto (46), tokoh masyarakat Dusun Grenjeng, Desa Trosobo, Kecamatan Sambi, akhir pekan kemarin.

Selain di Grenjeng, kekeringan juga dialami warga Dusun Banaran, Desa Trosobo; Dusun/Desa Ngaglik; dan Dusun Giriloyo, Desa Cermo, Kecamatan Sambi.

 Budiyanto mengatakan, sejak tiga bulan lalu sumur-sumur warga mengering dan warga harus membeli air bersih. Jika tidak, maka warga harus mengambil air ke kedung yang berjarak sekitar dua kilometer.

"Biasanya beli air satu juriken Rp 2.500, tiap hari ada yang keliling jual air," terang dia.

Sementara itu, bantuan air bersih terus disalurkan Pemkab Boyolali serta elemen masyarakat yang peduli. Bantuan air bersih yang disalurkan Pajero Sport Club (PSC) Soloraya sebanyak 30 tangki air bersih. Yakni ke beberapa wilayah di Boyolali dan Karanganyar.

"Di Boyolali kami salurkan ke masyarakat Grenjeng dan sekitarnya, serta di Desa Repaking, Kecamatan Wonosamudro. Sedangkan di wilayah Karanganyar kaki salurkan ke wilayah Ngrawan, Krendowahono," kata Seksi Sosial PSC Solo Raya, Widiyanto.

Penyaluran bantuan air bersih ini menurut Widiyanto, merupakan agenda rutin bulanan PSC Soloraya yang mengusung visi misi memberikan manfaat bagi anggota dan masyarakat banyak.

Presiden PSC Soloraya, Agus Sunaryo menambahkan, sejak terbentuk hampir dua tahun lalu, kegiatan Bansos dan pengajian menjadi kegiatan rutin PSC Soloraya. Terkait Bansos menurut dia disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat yang menjadi sasaran.

"Saat ini kan yang paling dibutuhkan yakni air bersih, sehingga agenda Baksos bulan ini penyaluran air bersih bagi masyarakat yang membutuhkan," terang dia.

Lebih lanjut Agus mengatakan, selain kegiatan Bansos yang rutin diagendakan setiap bulannya, PSC Solo Raya juga pasti menggelar Bansos saat ada kegiatan temporari. Saat ini setidaknya menurut dia sudah sekitar 130 anggota yang bergabung dengan PSC Solo Raya dan aktif berkegiatan yang bermanfaat. (*)

Jurnalis : Ario Bhawono (MG-208)
Editor : Irfan Anshori
Publisher : Rizal Dani

Komentar

Registration