Peristiwa - Daerah

Pelantikan Bupati Malang Diundur Selasa, Pemkab Sebar 150 Undangan

Pelantikan Bupati Malang Diundur Selasa, Pemkab Sebar 150 Undangan Plt Bupati Malang, Drs HM Sanusi MM saya gema desa. (foto: Binar Gumilang/TIMES Indonesia)
Minggu, 15 September 2019 - 13:03

TIMESINDONESIA, MALANG – Waktu pelantikan Drs HM Sanusi MM sebagai Bupati Malang dipastikan mundur. Sedianya pelantikan dilakukan Senin (16/9/2019) malam, mundur menjadi Selasa (17/9/2019) siang.

Hal ini seperti diungkapkan oleh Kabag Humas Pemkab Malang, Drs M Nur Fuad Fauzi. Menurutnya, pihaknya sudah menerima surat perubahan waktu pelantikan tersebut.

"Waktu pelantikan fiksnya hari Selasa siang. Diundurnya waktu pelantikan tersebut, kebijakan dari Pemprov Jawa Timur," ujar Fuad kepada TIMES Indonesia, Minggu, (15/9/2019).

Pihaknya juga telah mempersiapkan pelantikan dengan sebaik mungkin. Salah satunya adalah menyebar undangan pelantikan bagi para Pejabat Pemkab Malang, kekuarga Drs HM Sanusi MM, Anggota Dewan, serta beberapa tokoh Lainnya.

"Undangannya dari Pemprov Jatim Langsung. Kami hanya menyebarkannya," imbuh mantan Camat Wajak ini. Dia menyebutkan undangan yang disebar sebanyak 150 undangan.

"Jumlah itu sudah termasuk 50 Anggota DPRD Kabupaten Malang yang juga turut diundang," katanya.

Sebelumnya, Ketua DPRD Kabupaten Malang Sementara, Didik Gatot Subroto menjelaskan tidak ada masalah apabila waktu pelantikan digelar Selasa (17/9/2019). Termasuk tidak mempengaruhi pengisian kursi Wabup.

"Kalau dilantik Rabu tanggal 18 September 2019, maka sudah masuk 18 bulan. Artinya tidak bisa mengisi posisi Wabup. Kalau dilantik sebelum tanggal 18 September, maka masih bisa mengusulkan Wabup," ungkapnya.

"Yang paling penting, sesuai aturan, pelantikan Bupati definitif harus dilakukan sebelum sisa masa jabatan 18 bulan," sambungnya.

Diapun menegaskan dengan adanya Wabup, maka tugas Bupati Malang akan menjadi lebih mudah. (*)

Jurnalis : Binar Gumilang
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Rizal Dani
Sumber : TIMES Malang

Komentar

Registration