Selasa, 17 September 2019
Tekno

Layanan Publik Berbasis Digital Desa Tambong Banyuwangi, Jadi Inspirasi Pemkab Demak

Layanan Publik Berbasis Digital Desa Tambong Banyuwangi, Jadi Inspirasi Pemkab Demak Studi banding Desa Digital Perwakilan Pemkab Demak ke Pemdes Desa Tambong Banyuwangi. (FOTO: Agung Sedana/ TIMES Indonesia)
Jum'at, 13 September 2019 - 20:41

TIMESINDONESIA, BANYUWANGI – Kesuksesan Desa Tambong di Banyuwangi dalam mengusung layanan publik yang mengutamakan teknologi informasi berbasis digital menyedot perhatian banyak pihak penyelenggara Desa. Salah satunya Pemkab Demak.

Pada Jumat (13/9/2019), rombongan Kepala Desa sekaligus beberapa staf Kecamatan Wedung, mewakili Pemkab Demak melakukan studi banding di Banyuwangi.

Sebanyak 67 orang yang terdiri dari unsur Kepala Desa, Camat, BPD serta perangkat pendukung lainnya melakukan tinjauan langsung di desa yang saat ini mengalami peningkatan drastis dalam sistim pelayanannya ini.

"Kita ke sini ingin belajar tentang inovasi dari desa Tambong ini. Memiliki layanan prima berbasis digital yang mengusung tema smart kampung ini," kata Mulyanto, Camat Wedung, Kabupaten Demak.

Dari media di Banyuwangi, berita kemajuan Kabupaten berjuluk Negeri Festival itu sangat gencar terpublikasikan dan memiliki ragam inovasi yang menakjubkan. Misalnya saja Desa Tambong, sebuah desa pelosok nan kecil dan tidak terjamah kemajuan. Namun, saat ini Desa Gerbang Blambangan itu telah berevolusi menjadi Desa Digital yang santer diperbincangkan di Kabupaten lain.

Inspirasi-Pemkab-Demak-2.jpg

"Dari program smart kampung itu kita tau Desa Tambong. Kami mendengar bahwa layanan disini sudah dalam bentuk digital. Sehingga dengan ini, dapat mempercepat dan mempermudah pelayanan terhadap masyarakat. Itulah yang kami ingin tiru," katanya.

Menurutnya, inovasi ini merupakan sebuah terobosan yang sangat menginspirasi bagi desa-desa yang menginginkan performa pelayanan dengan cepat. Terutama bagi desa kecil dengan sumber SDM dan pendapatan yang terbatas.

Di daerah kami, lanjut Mulyanto, sebenarnya secara embrio sudah ada hal semacam ini. Sudah ada beberapa desa yang merintisnya, memasukan database kependudukan di dalam sebuah aplikasi. "Tetapi untuk model anjungannya, masih belum ada. Secara menyeluruh itu masih lengkap yang ada di desa ini," katanya.

"Jadi dengan kunjungan semacam ini, ini untuk sarana mengenalkan teknologi dan belajar. Agar dapat digunakan atau ditiru di desa-desa di Demak. Selaku Camat Wedung, saya akan mendukung dan mendorong semua desa-desa di Kecamatam Wedung agar meniru apa yang sudah diinovasikan oleh pak Didik Budi Hartono ini," tambahnya.

Inspirasi-Pemkab-Demak-3.jpg

Baik dari sarana dan prasarana yang terlebih dahulu, lanjutnya, maupun berupa aplikasinya. Sebenarnya 2 tahun lalu kita sempat studi banding di sini bersama rombongan Pemda Demak, kita melihat dengan program smart kampung Banyuwangi. Namun seiring dengan waktu, perkembangan Desa Tambong khususnya, sungguh sangat mengagumkan.

"Setiap browsing soal inovasi di Banyuwangi, Desa Tambong lah yang menjawab potensi desa yang sudah berkembang pesat. Terutama dengan pelayanan masyarakatnya yang sudah berbasis digital. Kita banyak pelajari di sini, karena kita juga ingin kemajuan Tambong ada di sana," katanya.

Selain itu, ada hal yang sangat menarik perhatian rombongan penyelenggara pemerintahan tersebut, yakni tentang layanan kesehatan. Desa Tambong sudah memiliki pusat kesehatannya sendiri, di mana masyarakat bisa menikmatinya secara cepat dan gratis selama 24 jam.

Menurutnya, pengadaan mobil ambulan desa Tambong ini sangatlah tepat. Di mana mampu menyasar masyarakat yang sangat membutuhkan pelayanan kesehatan. Sehingga, tidak ada satupun masyarakat yang tidak tersentuh oleh fasilitas kesehatan desa. "Kesehatan kan berhak dimiliki oleh setiap warga," katanya.

"Mulai dari sistem pelayanan publik berbasis digital, pusat kesehatan desa dan rantang kasih. Sangat banyak inovasi dan ilmu yang dapat dipetik bahkan ditiru untuk diaplikasikan di desa-desa di Kecamatan Wedung nanti. Desa Tambong Banyuwangi ini memang luar biasa," kata Camat Wedung, Kabupaten Demak itu usai acara studi banding. (*)

Jurnalis : Agung Sedana
Editor : Faizal R Arief
Publisher : Sofyan Saqi Futaki
Sumber : TIMES Banyuwangi

Komentar

Registration