Senin, 23 September 2019
Pemerintahan

KPK Beberkan Sejumlah Bukti Pelanggaran Etik Irjen Firli 

KPK Beberkan Sejumlah Bukti Pelanggaran Etik Irjen Firli  Wakil ketua KPK RI, Saut Situmorang (tengah) saat menggelar konprensi pers di gedung KPK RI, Jakarta, Kamis (12/9/2019). (FOTO: Edi Junaidi ds/TIMES Indonesia)
Kamis, 12 September 2019 - 11:48

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Saut Situmorang membeberkan sejumlah pelanggaran etik oleh mantan Deputi Penindakan KPK Irjen Firli Bahuri, yang saat ini masuk Top Ten Capim KPK yang lolos seleksi Pansel.

Menurut Saut, ada sejumlah pertemuan yang dijadikan bahwa rujukan bahwa Firli terbukti melaggar etik tersebut, diantaranya saat melakukan sejumlah pertemuan dengan mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat, M Zainul Majdi (MZM) yang pada waktu itu KPK sedang menyelidiki dugaan korupsi kepemilikan saham PT Newmont yang melibatkan Pemerintah Provinsi NTB. Pertemuan tersebut dilakukan pada tanggal 12-13 Mei 2018.

Saut menegaskan, bahwa pertemuan yang dilakukan Firli tersebut sama sekali tidak ada kaitanya dengan pekerjaan ataupun tugas dari KPK RI. Karena itu, pertemuannya dengan TGB sebagai bentuk pelanggaran etik sebagai deputi penindakan di KPK.Hal-15-12-September-2019-KPK.jpg"Saudara F tidak pernah meminta izin melakukan pertemuan dengan pihak yang terkait perkara ataupun pihak yang memiliki risiko independensi dan tidak melaporkan seluruh pertemuan-pertemuan tersebut kepada pimpinan KPK," kata Saut Situmorang kepada Wartawan di gedung KPK, Jl. KuninganPersada, Jakarta Selatan, Kamis (12/9/2019).

Oleh karena itu, dia berharap kepada semua pihak untuk menggalang dukungan kepada KPK agar bukti-bukti pelanggaran etik ini tidak dianggap main-main.

"Ya kita berharap, ini bisa menjadi petunjuk bagi kita semua bahwa si F ini track record nya sudah nggak baik secara kelembagaan," tandas Saut Situmorang, Wakil Ketua KPK. (*)

Jurnalis : Edy Junaedi Ds (MG-57)
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Sofyan Saqi Futaki
Sumber : TIMES Jember

Komentar

Registration