Senin, 23 September 2019
Peristiwa - Daerah

PT Jasa Raharja DIY Gencar Sosialisasi kepada Karyawan Pabrik

PT Jasa Raharja DIY Gencar Sosialisasi kepada Karyawan Pabrik Kanit Operasional PT Jasa Raharja (Persero) Cabang D.I.Yogyakarta, Afriyanti ketika menyampaikan materi kepada para karyawan. (FOTO: A Riyadi/TIMES Indonesia)
Kamis, 12 September 2019 - 08:08

TIMESINDONESIA, YOGYAKARTAPT Jasa Raharja (Persero) Cabang D.I.Yogyakarta meminta kepada karyawan pabrik PT Aneka Busana Remaja di Kabupaten Bantul menjadi pelopor ketertiban dan keselamatan berlalu lintas.

Permintaan ini disampaikan pada acara sosialisasi lalu lintas di pabrik setempat bersama dengan Direktorat Lalu Lintas Polda DIY, Rabu (12/9/2019). Acara ini diikuti karyawan dan manajemen pabrik yang memproduksi pakaian wanita.

Sosialisasi-Karyawan-Pabrik-2.jpgKanit Laka Direktorat Lalu Lintas Polda DIY, Kompol Ismawazir ketika menyampaikan materi kepada para karyawan. (FOTO: A Riyadi/TIMES Indonesia)

“Para orang tua, jangan sekali-kali mengizinkan anak yang belum genap usia 18 tahun atau belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) mengemudikan sepeda motor/mobil sendiri di jalan raya,” kata Kanit Operasional PT Jasa Raharja (Persero) Cabang D.I.Yogyakarta, Afriyanti kepada para peserta sosialisasi.

Menurutnya, ada resiko yang ditanggung para orang tua ketika mengizinkan anak di bawah umur mengemudikan kendaraan sendiri. Yakni, bila mengalami kecelakaan maka si anak terancam kehilangan masa depan, tidak dapat meraih cita-citanya.

“Ketika anak mengemudikan sepeda motor sendiri dan mengalami kecelakaan kemudian ada anggota tubuhnya yang cacat. Maka, tentu si anak tidak dapat meraih cita-citanya. Padahal, dia ingin sekali menjadi pramugari atau polisi,” ingat Evi.

Seiring dengan kecanggihan teknologi digital, PT Jasa Raharja terus berinovasi termasuk dalam urusan pelayanan. Saat ini, PT Jasa Raharja sudah bekerjasama dengan sejumlah rumah sakit di wilayah Kabupaten Bantul seperti RSUD Panembahan Senopati, RS PKU Muhammadiyah Bantul, RS UII Srandakan, dan rumah sakit swasta lainnya.

“Ketika ada warga yang mengalami kecelakaan lalu lintas kemudian dibawa ke rumah sakit tersebut. Maka, biaya perawatan korban akan ditanggung oleh PT Jasa Raharja hingga batas maksimal pembiayaan sebesar Rp 20 juta. Dengan catatan, kejadian kecelakaan dilaporkan ke polisi dan bukan kecelakaan tunggal,” tandas Evi.

Kanit Laka Direktorat Lalu Lintas Polda DIY, Kompol Ismawazir mengatakan, di wilayah D.I.Yogyakarta, peristiwa kecelakaan tertinggi terjadi di Kabupaten Bantul. Ironisnya, sebagian besar korban masih usia produktif, usia sekolah hingga usia 37 tahun.

“Dari data ini, mohon para karyawan yang ada di pabrik PT Aneka Busana Remaja selalu berhati-hati ketika berkendara di jalan raya, ketika berangkat dan pulang dari pabrik. Jangan sampai karena terburu-buru kemudian mengabaikan keselamatan diri sendiri dan orang lain,” kata polisi asal Padang ini.

Bagian SDM PT Aneka Busana Remaja, Taufiq Yulianzah mengapresiasi PT Jasa Raharja dan Polda DIY yang telah memiliki pabriknya sebagai lokasi sosialiasi.

Menurutnya, sosialisasi ini sangat penting bagi para karyawan mengingat sebagain besar karyawan mengendarai sepeda motor sendiri ketika berangkat dan pulang dari pabrik.

“Sosialisasi ini tentu semakin membuat para karyawan tahu bagaimana berkendara di jalan raya. Pengetahuan tertib dan aman berkendara di jalan raya tentu akan ditularkan kepada karyawan lain yang tidak bisa mengikuti acara ini termasuk kepada keluarga dan tetangganya,” kata Taufiq saat acara sosialisasi lalu lintas yang diselenggarakan oleh PT Jasa Raharja (Persero) Cabang D.I.Yogyakarta dan Direktorat Lalu Lintas Polda DIY yang diikuti para karyawan pabrik PT Aneka Busana Remaja. (*)

Jurnalis : A Riyadi
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Rizal Dani
Sumber : TIMES Yogyakarta

Komentar

Registration