Senin, 23 September 2019
Pemerintahan

Jangan Pandang Remeh Satlinmas

Jangan Pandang Remeh Satlinmas Sekretaris Dirjen Bina Administrasi, Drs Nugraha dan Wali Kota Batu, Dra Hj Dewanti Rumpoko M.Si foto bersama perwakilan peserta pasca penyematan kartu tanda peserta. (FOTO: Muhammad Dhani Rahman/TIMES Indonesia) 
Rabu, 11 September 2019 - 19:36

TIMESINDONESIA, BATU – Tidak ada yang boleh memandang remeh Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) karena pertahanan sipil yang berbaur dalam masyarakat ini memiliki kelebihan multifungsi. 

Tidak hanya menjadi pertahanan pertama keamanan dan ketertiban lingkungan, Satlinmas menjadi ujung tombak dini penanggulangan bencana. 

Satlinmas-Batu-2.jpg

Karena itulah, Rabu (11/9/2019) Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan menggelar kegiatan nasional Bimbingan Teknis bagi anggota Satlinmas dalam membantu penyelenggaraan penanggulangan bencana. 

Hadir dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Dirjen Bina Administrasi, Drs Nugraha, Direktur Polisi Pamong Praja dan Perlindungan Masyarakat, Dr RM Arief Mulia Edie dan Wali Kota Batu, Dra Hj Dewanti Rumpoko M.Si. 

Dalam pembekalan yang juga dihadiri Kasatpol PP se Jawa Timur ini dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada Satlimas tentang penanggulangan bencana, tugas pokok dan fungsi sekaligus peningkatan kapasitas Satlinmas. 

Satlinmas-Batu-3.jpg

Pelatihan yang diikuti 55 orang dari perwakilan Linmas, Satpol PP ini dilaksanakan selama tiga hari, mulai 11 hingga 13 September 2019. 

Wali Kota Batu, Dra Hj Dewanti Rumpoko M.Si mengucapkan terima kasih telah dipercaya menyelenggarakan kegiatan ini. 

"Semoga menambah ilmu dan semangat anggota Linmas, terlebih Kota Batu yang memiliki medan yang berpotensi bencana tentu sangat membutuhkan pengetahuan ini," ujar Dewanti. 

Dewanti memuji Kiprah anggota Satlinmas selama ini, karena tidak hanya menjadi informan pertama ketika terjadi bencana alam, Linmas menjadi kekuatan penuh menangani bencana alam."Semoga selalu diberkahi Allah, sehat dan selalu semangat," kata Dewanti. 

Sementara itu Nugroho mengatakan pembekalan ini berskala nasional, hanya 10 kota saja yang mendapatkan program ini, Kota Batu adalah daerah kedua yang ketempatan. 

"Kenapa kita selenggarakan di Kota Batu karena selain memiliki potensi bencana, kota ini unik karena masih banyak desanya," ujarnya. 

Ia berterima kasih kepada pemerintah daerah, karena sudah banyak memperhatikan keberadaan Satlinmas. Salah satu contohnya tahun 2020, Satlinmas akan dibekali HT. 

Nugroho berharap setelah kegiatan ini para anggota Satlinmas bisa mendeteksi ancaman bencana dan mengetahui apa yang harus dilakukan ketika ancaman itu muncul. (*)

Jurnalis : Muhammad Dhani Rahman
Editor : Ferry Agusta Satrio
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
Sumber : TIMES Batu

Komentar

Registration