Senin, 23 September 2019
Peristiwa - Daerah

Polisi Periksa Petinggi DPC Gerindra Terkait Ijazah Palsu DPRD di Probolinggo

Polisi Periksa Petinggi DPC Gerindra Terkait Ijazah Palsu DPRD di Probolinggo ilustrasi - ijazah palsu (FOTO: Istimewa)
Rabu, 11 September 2019 - 15:33

TIMESINDONESIA, PROBOLINGGO – Setelah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi-saksi, termasuk Ketua KPU dan Dispendik Kabupaten Probolinggo, soal dugaan ijazah palsu oleh Abdul Kadir, anggota DPRD Kabupaten Probolinggo. Kini Polres Probolinggo memeriksa (J) Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten setempat.

J menjalani pemeriksaan selama dua jam di ruang Pidum Satreskrim Polres Probolinggo. J didampingi oleh tiga orang penasihat hukumnya, saat menjalani pemeriksaan Rabu (11/9/2019).

Kasat Reskrim Polres Probolinggo AKP Riyanto mengatakan, pemeriksaan terhadap J tersebut sebagai saksi, penggunaan ijazah palsu Paket C oleh Abdul Kadir. 

“Saat pemeriksaan dilakukan terhadap J, ia masih mengelak atau tidak mengakui dugaan ijazah palsu itu. Jika pemanggilan selanjutnya masih belum juga mengakui, kami akan lakukan sumpah Al-Quran kepada yang bersangkutan,” tutur Riyanto. 

Ia menegaskan,  dalam mengusut kasus dugaan ijazah palsu ini pihaknya akan melakukan dengan profesional  dan tidak akan tebang pilih dalam menangani kasus tersebut.

Sementara itu, Dwi Sumitro Penasihat Hukum J mengatakan,  kliennya diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan penggunaan ijazah palsu yang digunakan oleh Abdul Kadir, dalam mencalonkan diri sebagai caleg DPRD Kabupaten Probolinggo pada Pemilu 2019 lalu.  

“Ada 30 pertanyaan yang ditanyakan oleh penyidik terhadap kliennya, tapi saya tidak tau apa saja pernyataan itu, karena itu ranah penyidik, kita tunggu saja seperti nanti hasil dari pemeriksaan itu,” ujar Dwi, kepada wartawan.

Diberitakan sebelumnya, kasus dugaan ijazah palsu milik caleg terpilih DPRD Kabupaten Probolinggo, menuai protes. Caleg terpilih itu disebutkan dari Partai Gerindra atas nama Abdul Kadir,warga Desa Besuk Kidul, Kecamatan Besuk, menggunakan ijazah yang diduga palsu di pendidikan Paket C, dan saat ini tengah ditangani kepolisian Polres Probolinggo, yang mengarah jadi tersangka pada Ketua DPC Gerindra Kabupaten Probolinggo. Abdul Kadir dilantik pada 30 Agustus 2019. (*)

Jurnalis : Dicko W
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Sofyan Saqi Futaki
Sumber : TIMES Probolinggo

Komentar

Registration