Selasa, 17 September 2019
Kopi TIMES

Spirit Haornas untuk Membentuk Wellness

Spirit Haornas untuk Membentuk Wellness Penulis adalah Prof Dr Rochmat Wahab, Rektor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Periode 2009-2017, anggota Mustasyar PW Nahdlatul Ulama (NU) DIY, Pengurus ICMI Pusat.
Senin, 09 September 2019 - 19:22

TIMESINDONESIA, YOGYAKARTA – “Al ‘aqlus saliim fil jismis saliim” (Mahfudzot).

“Mens sana in corpore sano”

 "A healthy mind in a healthy body".

Setiap tanggal 9 September, hari ini, kita rayakan dan sukseskan Hari Olah Raga Nasional (Haornas). Peringatan Haornas 2019 bertema “Ayo Olahraga, Dimana Saja, Kapan Saja" dipusatkan di Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Temanya bagus sekali, karena spiritnya mengundang dan mengajak kita aktif berolahraga tanpa dibatasi tempat dan waktu, tergantung kelonggaran, peluang dan kemauan kita, yang penting kita hobi dan membiasakan berolahraga untuk menjadi warga dan masyarakat yang sehat dan bugar.

Dengan Haornas, masyarakat diingatkan terus akan pentingnya olahraga. Dengan olah raga yang rutin merupakan wujud syukur kepada Tuhan Maha Pencipta. Dengan olahraga badan menjadi tetap sehat dan terus terjaga kesehatan dan kebugaran kita. Dengan olahraga kita bisa mencegah dan menyembuhkan sakit.

Dengan olahraga bersama bisa menjaga dan meningkatkan rasa persaudaraan dan persahabatan. Dengan olahraga kita bisa kibarkan bendera simbol kebanggaan dan kejayaan bangsa.

Olahraga hadir tidak seharusnya karena kebijakan, melainkan yang jauh lebih peniting adalah menjadi kebutuhan kita sendiri. Dengan olahraga kita berharap badan menjadi sehat dan bugar. Sehat selama ini yang sering kita fahami merupakan terjemahan dari health, yang diartikan bebas dari penyakit. Padahal yang inginkan lebih dari itu, yaitu badan bebas dari penyakit, badan bugar, pikiran jernih, mental sehat, emosi stabil, badan dalam keseimbangan dan sebagainya. Kondisi yang demikian kini disebut wellnes.

Adapun makna wellness dapat kita peroleh sebagai berikut : “(Wellness is) the integration of mind, body and spirit. Optimal wellness allows us to achieve our goals and find meaning and purpose in our lives. Wellness combines seven dimensions of well-being into a quality way of living. Overall, wellness is the ability to live life to the fullest and to maximize personal potential in a variety of ways. Wellness involves continually learning and making changes to enhance your state of wellness. When we balance the physical, intellectual, emotional, social, occupational, spiritual, and environmental aspects of life, we achieve true wellness.” – The University of East Carolina.

Wellness sangatlah penting dalam hidup kita karena berdampak terhadap semua aspek dari kehidupan kita. Setiap orang sangat menginginkan dapat mewujudkan segala potensinya. Memang itu tidaklah mudah karena dalam kehidupan kita sering kali datang tiba-tiba tantangan hidup yang tidak bisa dikontrol. Dengan mengoptimalkan seluruh potensi kita, maka semua tantangan insya Allah bisa dihadapi dengan baik. Yang tidak hanya menguntungkan secara personal, melainkan juga secara profesional.

Wellness yang bersifat personal sangatlah penting karena dapat memberikan berbagai pilihan pribadi untuk kepentingan hidup pribadi. Menciptakan keseimbangan semua aspek kehidupan pribadi dapat mempermudah dalam menghadapi persoalan pribadi, bahkan dapat membantu kesuksesan dalam menghadapi tantangan hidup. Tidak jarang terjadi bahwa kehidupan tak seimbang dapat menghambat, bahkan menggagalkan dalam menghadapi persoalan dan tantangan hidup pribadi.

Wellness yang bersifat profesional sangat penting juga, karena dapat memberikan pilihan untuk mengembangkan karir. Atasan yang memberikan program Wellness untuk seluruh pekerjanya akan mampu memperbaiki kesehatan dan kesejahteraannya. Kondisi yang demikian dapat membuat pekerja lebih bahagia yang membuat pengeluarannya berkurang untuk pemeliharaan kesehatan dan lebih banyak waktu yang dimanfaatkan untuk produktif dalam karirnya.

Kesehatan, terlebih-lebih Wellness sangatlah berarti bagi kehidupan setiap orang dalam konteks apapun. Apa artinya kekayaan, jabatan, atau posisi terhormat apapun juga tidak dapat meraih Wellness. Karena itu perlu kita jaga sendiri, apakah dengan olahraga yang cukup secara rutin, makanan yang sehat, pikiran yang jernih, hati yang selamat (qalbun salim), dan hubungan antar manusia baik dan bersahabat serta menjaga lingkungan dengan baik dengan selalu mengharapkan ridlo Allah SWT. Semoga dengan demikian hidup kita menuju Insan Kamil. What do you think, TIMES Lovers? (*)

 

*) Penulis adalah Prof Dr Rochmat Wahab, Rektor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Periode 2009-2017, anggota Mustasyar PW Nahdlatul Ulama (NU) DIY, Pengurus ICMI Pusat.

*)Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggungjawab penulis, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi timesindonesia.co.id

Jurnalis :
Editor : Ferry Agusta Satrio
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

Komentar

Registration