Senin, 23 September 2019
Peristiwa - Internasional

Indonesia Nyatakan Siap Jadi Tuan Rumah WIF 2024

Indonesia Nyatakan Siap Jadi Tuan Rumah WIF 2024 Pertemuan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dengan para petinggi Bank Dunia dan Wakil Menteri Sumberdaya Air China. (FOTO: Istimewa)
Jum'at, 06 September 2019 - 08:42

TIMESINDONESIA, JAKARTAIndonesia ingin menjadi tuan rumah World Irrigation Forum (WIF) atau Forum Air Dunia tahun 2024 dan siap berkompetisi dengan negara lain dalam berbagi pengalaman dalam pengelolaan bencana, terutama bencana yang terkait dengan air.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono saat menghadiri pertemuan tingkat menteri dan sejumlah pertemuan bilateral pada Forum Irigasi Dunia ke-3 dan Pertemuan Dewan Eksekutif Internasional ke-70 di Nusa Dua, Bali telah menyampaikan pernyataan keinginannya itu.

Pertemuan tingkat menteri ini dihadiri oleh Menteri Pertanian dan Industri Asas Tani Malaysia, Dato’ Salahudin Ayub; Menteri Sumber Daya Air dan Irigasi Mesir, Mohammed Abdelaty Sayed Khalil; Menteri Energi, Sumber Daya Air dan Irigasi Nepal, Barshaman Pun; serta Menteri Agrikultur, Ekonomi Desa, Perternakan, Irigasi, Perternakan, Perikanan, dan perwakilan dari Uzbekistan, China, India, Filipina, Ukraina, Afganistan dan Korea Selatan.

Pertemuan-Menteri-Pekerjaan-Umum-b.jpg

Pemanfaatan teknologi dan upaya meningkatkan minat generasi muda untuk terlibat dalam pengelolaan irigasi menjadi bagian dari pembahasan.

Pertemuan internasional ini seperti diungkapkan Dirjen Sumber Daya Air, Hari Suprayogi, bukan merupakan event yang diselenggarakan berdasarkan giliran, namun melalui kompetisi. Bila Indonesia terpilih, maka untuk pertama kalinya Forum Air Dunia diselenggarakan di Asia Tenggara. Partisipan yang akan hadir dalam acara itu diperkirakan mencapai 35 ribu orang.

Pada pertemuan bilateral dengan President World Water Council (WWC) Loic Fauchon, Menteri Basuki juga telah menyampaikan keinginan Indonesia untuk menjadi tuan rumah Forum Air Dunia atau World Water Forum tahun 2024. Indonesia telah menyampaikan surat pernyataan minatnya dan siap berkompetisi dengan negara lain.

Pada kesempatan itu Menteri Basuki juga menyampaikan pengalaman dan kapasitas Indonesia, khususnya Kementerian PUPR dan Pemerintah Daerah Provinsi Bali yang telah beberapa kali menggelar event internasional.

Saat bertemu perwakilan Bank Dunia juga dibahas dua proyek kerjasama yang sedang berjalan yakni Dam Operational Improvement and Safety Project (DOISP) II yang berlangsung sejak Agustus 2017- Juni 2023 dengan nilai USD 125 juta dan Strategic Irigation Modernization and Urgent Rehabilitation Project (SIMURP) dengan durasi kerjasama Agustus 2018-Juni 2024.

Kedua pihak sepakat untuk mencari solusi atas hambatan sehingga dapat dilakukan percepatan dalam pelaksanaan di lapangan karena progresnya masih rendah.

Ketika bertemu dengan Wakil Menteri Sumber Daya Air China, Tian Xuebin juga dibahas kerjasama pembangunan 4 bendungan yakni Jenelata di Sulawesi Selatan, Riam Kiwa di Kalimantan Selatan, Pelosika di Sulawesi Tenggara dan Lambakan di Kalimantan Timur. Pemerintah China memberikan hibah untuk persiapan pembangunannya yakni pembuatan Engineering Services (ES).

Kedepan, prioritas Kementerian PUPR ditekankan pada maksimalisasi operasional bendungan yang sudah ada, penyelesaian bendungan yang belum diselesaikan pembangunannya dan pemanfaatannya untuk suplai air dan irigasi.

Karena itu, Indonesia ingin menjadi tuan rumah World Irrigation Forum (WIF) atau Forum Air Dunia tahun 2024 dan siap berkompetisi dengan negara lain dalam berbagi pengalaman dalam pengelolaan bencana, terutama bencana yang terkait dengan air.(*)

Jurnalis : Widodo Irianto
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok
Sumber : TIMES Jakarta

Komentar

Registration