Selasa, 17 September 2019
Peristiwa - Daerah

Bang Dzoel Isi Pelatihan Fotografi di JFS 2.0 Lippo Plaza Jember

Bang Dzoel Isi Pelatihan Fotografi di JFS 2.0 Lippo Plaza Jember Peserta pelatihan fotografi JFS 2.0 di Lippo Plaza Jember tengah mengambil gambar model JFC, Selasa (3/9/2019). (foto: Dody Bayu Prasetyo/TIMES Indonesia)
Selasa, 03 September 2019 - 21:37

TIMESINDONESIA, JEMBER – Jember Fashion Society (JFS) 2.0 yang diselenggarakan oleh Lippo Plaza Jember, Jawa Timur tidak melulu diisi dengan kegiatan peragaan busana. Seperti pada Selasa (3/9/2019), kegiatan JFS 2.0 diisi dengan pelatihan fotografi yang diikuti oleh puluhan pelajar sekolah dan komunitas fotografer di Kabupaten Jember.

Pelatihan fotografi yang bertajuk Creative Beauty Portrait tersebut diisi oleh seorang fotografer profesional ternama di Indonesia. Yakni Achmad Zulkarnain atau yang dikenal masyarakat pecinta dunia fotografi sebagai Bang Dzoel.

fotografi-JFS5763fc0fd110f372.jpg

Kehadiran Bang Dzoel sebagai pemateri utama dalam pelatihan fotografi yang diadakan di atrium utama Lippo Plaza Jember tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi peserta yang hadir. Tidak terkecuali bagi sejumlah pengunjung Lippo Plaza Jember saat itu.

Sebab bagi sebagian peserta, sosok Bang Dzoel selama ini hanya dikenal lewat media massa seperti televisi, koran, maupun media daring.

Selain itu, Bang Dzoel merupakan sosok fotografer yang unik. Pasalnya, meski terlahir dengan kondisi tangan dan kaki yang tidak utuh pria asal Banyuwangi, Jawa Timur tersebut berhasil menjadi salah satu fotografer nasional yang jenius.

Hal tersebut menjadi motivasi tersendiri bagi para peserta.

Dalam pelatihan fotografi tersebut, Bang Dzoel yang merupakan alumni sekolah fotografi Darwis Triadi itu menyampaikan sejumlah materi dasar tentang dunia fotografi. Di antaranya seperti pengenalan terhadap dunia fotografi dan teknik pengambilan objek menggunakan kamera DSLR.

Selain itu, sesi pelatihan yang dibawakan Bang Dzoel juga berjalan interaktif. Peserta diberikan kesempatan kepadanya untuk bertanya berbagai hal yang tidak mereka mengerti dalam dunia fotografi.

Acara pelatihan fotografi singkat tersebut juga semakin hidup dengan hadirinya sejumlah model Jember Fashion Carnaval (JFC), lengkap dengan kostum yang dipamerkan dalam JFC Tribal Grandeur beberapa waktu lalu.

Model-model tersebut tidak hanya berjalan di atas catwalk. Tapi para peserta pelatihan fotografi juga diberikan kesempatan untuk mengasah kemampuan mereka dalam seni foto, dengan memotret model-model tersebut.

Kepada TIMES Indonesia, Bang Dzoel mengatakn bahwa acara pelatihan fotografi dalam rangkaian acara JFS 2.0 merupakan hal yang positif bagi pengembangan dunia fotografi di Jember.

fotografi-JFS-2.jpg

"Karena yang hadir di sini kebanyakan pelajar dan anak-anak muda. Di zamannya saya dulu, boro-boro luangkan waktu untuk belajar fotografi, cari uang buat sekolah saja susah," kata pria kelahiran 1992 tersebut.

Dia juga mengatakan bahwa acara tersebut juga menjadi kesempatan kedua bagi para fotografer yang tidak sempat menghadiri kegiatan akbar JFC kemarin.

"Di sini ternyata terdapat model JFC dengan kostumnya juga. Jadi yang kemarin tidak sempat memotret di sini bisa dilakukan," ujarnya.

Di singgung tentang perkembangan dunia fotografi di Indonesia, Bang Dzoel mengatakan bahwa saat ini dunia fotografi telah banyak diminati oleh anak-anak muda.

Hal tersebut dipengaruhi oleh sejumlah faktor. Salah satunya yakni pesatnya teknologi informasi.

"Anak-anak muda sekarang bisa belajar fotografi secara otodidak lewat YouTube atau internet," ujarnya.

Namun, dia juga berharap minat fotografi tersebut dapat diasah melalui pendidikan formal. Seperti kursus-kursus atau sekolah khusus fotografi.

"Karena hasil foto dari fotografer otodidak dengan yang sekolah khusus fotografi itu akan kelihatan beda kualitasnya. Karena di sekolah kita akan belajar fotografi dari nol, mengenal teknik pengambilan gambar, cara mengatur kamera yang baik, dan sebagainya," terang Bang Dzoel yang sempat memulai berkecimpung dalam dunia fotografi secara otodidak sebelum akhirnya memilih bersekolah di Darwis Triadi School of Photography, Jakarta.

Untuk diketahui, JFS 2.0 oleh Lippo Plaza Jember digelar selama 7 hari berturut-turut, yakni pada tanggal 2 - 8 September 2019. JFS 2.0 tersebut melibatkan 70 desainer dari berbagai daerah dan akan memamerkan 350 busana. (*)

Jurnalis : Dody Bayu Prasetyo
Editor : Dody Bayu Prasetyo
Publisher : Rizal Dani
Sumber : TIMES Jember

Komentar

Registration