Senin, 23 September 2019
Peristiwa - Internasional

Dorong Potensi Wisata, Kuliner Indonesia Dipromosikan di Gold Coast Australia

Dorong Potensi Wisata, Kuliner Indonesia Dipromosikan di Gold Coast Australia Kepala Bidang Pemasaran untuk Queensland dan South Australia Kemenpar RI, Kiagoos Irvan Faisal memberikan presentasi pada festival kuliner di Gold Coast, Australia (Foto: istimewa)
Selasa, 03 September 2019 - 08:49

TIMESINDONESIA, AUSTRALIA – Wisata kuliner menjadi salah satu jurus andalan pemerintah Indonesia menarik lebih banyak wisman asal Australia ke Indonesia. Untuk itu, Konsulat Jenderal Republik Indonesia atau KJRI Sydney menggelar festival kuliner di Australia.

Bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata RI, dan Sheraton Grand Mirage Resort Gold Coast, festival kuliner bertajuk "Sheraton Eats: Flavours of Indonesia" itu digelar di Kota Gold Coast, Australia pada 29 Agustus-1 September 2019 kemarin. 

Festival kuliner ini dibuka secara resmi pada 29 Agustus 2019 oleh Konsul Jenderal RI di Sydney Heru Subolo, Kepala Bidang Pemasaran untuk Queensland dan South Australia Kementerian Pariwisata Kiagoos Irvan Faisal dan Executive Assistant Hotel Sheraton Grand Mirage Resort Gold Coast Vikas Malhotra.

Acara pembukaan dihadiri oleh 50 orang dari kalangan usaha, termasuk Vice Chairman Australia Indonesia Business Council Queensland David Widjaja dan Senior Vice President Business Development Wyndham Vacation Resorts Asia Pacific Gary Croker, industri pariwisata dan kuliner, food bloggers setempat dan diaspora Indonesia di Gold Coast, Queensland, Australia.

TIMES-Indonesia-Sheraton-02.jpg Dalam sambutannya, Konjen Subolo menyatakan jika hasil riset pasar mengenai perilaku wisman Australia yang dilakukan tahun ini menunjukkan bahwa kuliner menjadi aktivitas favorit kedua para wisman Australia selama berlibur di Indonesia. 

 

"Selain itu, tren kuliner juga semakin meningkat di kalangan pelancong Australia. Oleh karena itu, promosi kuliner menjadi salah satu program yang sedang giat kami lakukan di wilayah kerja kami, termasuk di Kota Gold Coast, Negara Bagian Queensland, Australia," ujarnya.

Selain itu, Konjen Subolo juga mengatakan jika festival kuliner ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-74 Kemerdekaan RI, dan salah satu upaya membawa Indonesia lebih dekat di tengah-tengah masyarakat Queensland, khususnya Gold Coast, dalam kerangka 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Australia.

Selama 4 hari di Terraces Restaurant, Sheraton Grand Mirage Resort Gold Coast, 13 kuliner khas Indonesia akan disajikan oleh guest chef dari Restoran Banyubiru di Resort Nusa Dua The Laguna Bali, Chef Muchamad Taufik. Cita rasa sajian Bebek Betutu, Rendang, Karedok dan menu Indonesia lain diharapkan bisa memanjakan lidah masyarakat Gold Coast dan mendorong minat mereka berwisata ke Indonesia.

TIMES-Indonesia-Sheraton-03.jpg

Australia sendiri termasuk lima besar pasar wisman bagi Indonesia. Tahun 2018, jumlah kunjungan wisman Australia ke Indonesia tercatat sekitar 1,3 juta orang. Namun, wisman Australia asal negara bagian Queensland baru menyumbang sekitar 14 persen dari total jumlah wisman Australia ke Indonesia. Dan menurut Kiagoos Irvan Faisal , tahun ini Kemenpar menargetkan 1,5 juta kunjungan wisman Australia ke Indonesia.

"Dan kami ingin mendorong lebih banyak wisman asal Queensland, salah satunya melalui wisata kuliner. Selain di Bali, pengalaman wisata kuliner menarik juga dapat diperoleh di lima destinasi wisata prioritas yakni Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, dan Likupang," imbuhnya.

Hadir dalam acara pembukaan ini adalah pendiri operator wisata kuliner Bali Food Safari, Simon Ward. Menurutnya, semakin banyak wisman menikmati destinasi baru melalui kuliner. "Sekitar 33 persen anggaran liburan dibelanjakan untuk kuliner, sementara 50 persen pelancong ingin mencari pengalaman kuliner baru dan unik," ujarnya. 

Turut hadir pemilik Restoran Sendok Garpu di Brisbane, Chef Alicia Martino. Ia menyatakan keragaman budaya dan rempah-rempah menjadikan kuliner Indonesia sangat kaya. "Lima makanan nasional Indonesia yakni Nasi Goreng, Sate, Rendang Soto dan Gado-gado pun beragam dari satu daerah ke daerah yang lain. Kekayaan cita rasa ini akan lebih nikmat apabila dialami langsung ketika berkunjung ke Indonesia," sambungnya. 

Turut memeriahkan acara pembukaan festival kuliner di Australia oleh KJRI Sydney ini adalah kelompok kesenian Seharum Nusantara asuhan Reny Palmer dan Tika Evans yang menampilkan tarian Cendrawasih dan alunan musik Rindik. (*)

Jurnalis : Ferry Agusta Satrio
Editor : Ronny Wicaksono
Publisher : Dhian Mega
Sumber : TIMES Australia

Komentar

Registration