Senin, 23 September 2019
Peristiwa - Internasional

Menteri PUPR Bahas Kerjasama Infrastruktur dengan Menteri PU Timor Leste

Menteri PUPR Bahas Kerjasama Infrastruktur dengan Menteri PU Timor Leste Menteri PUPR Basuki Hadimuljono memberikan surat ucapan selamat dari Presiden Jokowi atas Perayaan Jajak Pendapat ke-20 Timor Leste kepada Presiden Timor Leste Francisco Guterres Lu Olo di Istana Presiden, Dili, Timor Leste, Kamis (29/8). (Foto: Istimewa)
Minggu, 01 September 2019 - 15:20

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Presiden Jolowi mengirim Menteri PUPR Basuki Hadimuljono sebagai utusan khusus untuk menghadiri Peringatan ke-20 Hari Jajak Pendapat di Dili, Timor Leste pada Jumat, 30 Agustus 2019 kemarin.

Menteri Basuki juga melakukan pertemuan dengan Menteri PU Timor Leste Salvador Soares dos Reis Pires guna membahas peningkatan kerjasama di bidang infrastruktur, baik dalam hal konstruksi maupun pengembangan sumber daya manusia atau SDM.

Kata menteri Basuki, kerjasama di bidang infrastruktur antar kedua negara ini telah terjalin sejak 2011 silam. Sementara MoU kerjasama Pengembangan Perkotaan dan Wilayah antara Menteri PUPR RI dan Menteri PU RDTL ditandatangani 10 Juli 2017.

"Kerja sama yang dilakukan dalam bentuk pelatihan, pengiriman tenaga ahli, program magang, pembangunan infrastruktur dan berbagi pengalaman pada bidang jalan dan jembatan, perumahan permukiman, manajemen dan perencanaan air minum dan jasa konstruksi," ujar Basuki, dalam keterangan pers, Minggu (1/9/2019).

Dalam kesempatan tersebut, kedua Menteri sepakat untuk memperpanjang MoU yang  akan berakhir pada bulan Desember 2019 mendstang. "Saya dulu pernah disini (bertugas di Timor-Timur), jadi saya kesini bernostalgia dan bertemu dengan kolega yang sudah saya anggap sebagai keluarga yakni Menteri PU Timor Leste," tutur dia.

Menurutnya,  Pemerintah Indonesia memiliki komitmen kuat untuk terus membantu dan melakukan kerjasama dengan Timor Leste, khususnya dalam pembangunan infrastruktur dan pengembangan kapasitas SDM.

Berdasarkan pengalaman puluhan tahun dan pengetahuan mengenai kawasan NTT dan Timor Leste, Menteri Basuki menyampaikan masukan bahwa setidaknya RDTL membutuhkan dua bendungan guna mengelola air, sehingga RDTL dapat mencapai kemandirian pangan. 

Menteri Soares sependapat dengan pandangan Menteri Basuki dan menyampaikan harapan besar agar Pemerintah Indonesia dapat mengirimkan ahli bendungan ke RDTL.   

Usai pertemuan, Menteri PUPR dan rombongan sempat mengunjungi Taman Makam Seroja di Kota Dili, Timor Leste untuk melihat langsung kondisi fisik taman makam pahlawan tersebut. (*)

Jurnalis : Hasbullah
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok
Sumber : TIMES Jakarta

Komentar

Registration