Kamis, 19 September 2019
Peristiwa - Daerah

Habiskan Anggaran Rp 150 Juta, Wisata Waduk di Desa Kodik Sepi Pengunjung

Habiskan Anggaran Rp 150 Juta, Wisata Waduk di Desa Kodik Sepi Pengunjung Salah satu pengunjung saat berada di wisata waduk air di Desa Kodik, Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan. (FOTO: Akhmad Syafi'i/TIMES Indonesia)
Senin, 26 Agustus 2019 - 14:46

TIMESINDONESIA, PAMEKASAN – Salah satu tempat wisata Waduk air di Desa Kodik, Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan, hingga saat ini masih sepi pengunjung. Padahal, Disparbud sudah berusaha menambah fasilitas pendukung seperti gardu dan jalan setapak. Senin (26/8/2019).

Irfan, salah satu warga setempat mengatakan, hingga saat ini masyarakat masih belum meminati tempat wisata yang dibangun oleh Pemkab Pamekasan melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten setempat.

Padahal, tempat wisata berupa waduk air tersebut telah menghabiskan anggaran pendapatan, dan belanja Daerah (APBD) sebesar Rp 150 juta pada tahun 2018 lalu. "Masih sepi, warga sekitipun datang hanya untuk sekadar mampir, itupun kalau lewat disana," tandasnya.

Menurutnya, pembangunan semacam itu, hanya membuang-buang uang negara dan nyaris minim fungsi. Ia bahkan mengatakan jika beberapa fasilitas yang dibangun justru tidak terawat ditumbuhi rumput.

"Gardunya banyak yang rusak. Mending dibuat lain saja lah, pada dibuat justru tidak ada fungsinya dan tak dirawat," ungkapnya.

Sementara itu, Kadisparbud Pamekasan, Ahmad Sjaifuddin, mengatakan, jika pihaknya memang telah menghabiskan anggaran sebesar Rp 150 juta untuk membangun gardu dan jalan setapak.

Ada sekitar 7 gardu atau gubuk yang dibangun untuk tempat santai bagi pengunjung. Menurutnya Waduk samiran adalah satu-satunya wisata air yang dibangun oleh Disparbud pada tahun 2018 lalu. "Itu satu-satunya tempat wisata air yang kami bangun,"Jelas Ahmad.

Meski belum diminati pengunjung, Eks Kadis PU Pengairan tersebut menjelaskan jika pihaknya berencana akan mengembangkan wisata Waduk air ditempat yang sama dengan menggunakan anggaran dari APBD pada tahun ini. “Sudah jangan bicarakan yang sudah selesai. Kita ini akan membangun tempat wisata air pada tahun 2019,” kilah Ahmad, saat dimintai keterangan. (*)

Jurnalis : Akhmad Syafii
Editor : Yatimul Ainun
Publisher : Sofyan Saqi Futaki
Sumber : TIMES Madura

Komentar

Registration