Pendidikan

UIN Sunan Ampel Tingkatkan Kualitas Pembelajaran Berbasis Integrasi

UIN Sunan Ampel Tingkatkan Kualitas Pembelajaran Berbasis Integrasi Peserta workshop peningkatan kualitas pembelajaran Fakulats Sains dan Teknologi UIN Sunan Ampel, Jumat (23/8/2019). (Foto : Istimewa)
Sabtu, 24 Agustus 2019 - 16:28

TIMESINDONESIA, SURABAYA – Guna meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis integrasi, Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UIN Sunan Ampel) menggelar workshop di GreenSA Inn, Sidoarjo. Workshop bertajuk Peningkatan Kualitas Pembelajaran Berbasis Integrasi digelar selama dua hari, 22 dan 23 Agustus 2019.  

Kegiatan ini menghadirkan narasumber drh. Sirin Wahyu Nugroho dari Kasubdit Pendidikan Akademik Direktorat Pembelajaran, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendikan Tinggi serta Prof. Dr. Suwito Asesor Senior BAN PT dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. 

Menurut Wakil Dekan I Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan Ampel, Dr. Evi Fatimatur Rusydiyah, workshop pembelajaran ini sangat penting untuk memenuhi standar kualitas pembelajaran sesuai Kerangka Kurikulum Nasional Indonesia (KKNI) sekaligus sebagai bahan evaluasi hasil pelaksanaan pembelajaran pada semester lalu.

Dalam acara itu, Plt Rektor UIN Sunan Ampel, Prof. Wahidah Zein Siregar, Ph.D menyampaikan beberapa model integrasi yang diimplementasikan dalam desain pembelajaran pilar integrasi twin tower UIN Sunan Ampel Surabaya.

uin-sunan-ampel-1.jpg

Model tersebut antara lain inklusivitas, integrasi dalam kerangka tri dharma perguruan tinggi, integrasi Islam-sains, keselarasan kapasitas intelektual dengan sikap dan keterampilan, internet dan proses pembelajaran di era 4.0, serta bagaimana menghubungkan UIN Sunan Ampel Surabaya dengan global movement dalam wujud jurnal internasional. 

“Namun demikian, yang lebih penting lagi adalah bagaimana seorang pendidik dapat memberikan kasih sayang dan doa terbaiknya untuk anak didiknya. Sehingga kemudian proses pembelajaran yang dilakukan akan menghasilkan mahasiswa UIN Sunan Ampel yang memiliki integritas, loyalitas, kejujuran, serta perilaku dan tutur kata yang santun,” ujar Prof. Wahidah.

Di awal pemaparannya, drh. Sirin menekankan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia untuk menunjang proses pembangunan yang berkelanjutan. 

Menurutnua, perguruan tinggi mempunyai tugas yang besar mulai dari menyesuaikan sistem dan kurikulum, menjalin kemitraan dengan industri atau stakeholder terkait dalam perumusan kurikulum, menyiapkan lulusan yang memiliki kompetensi dan kemampuan dan sikap kerja, hingga pembentukan sikap mahasiswa dan lulusan yang berintegritas. 

“Permasalahan bangsa saat ini, mulai dari korupsi, radikalisme, hingga permasalahan lingkungan dan bencana merupakan tantangan yang harus dijawab oleh perguruan tinggi," tutur drh. Sirin. 

Sementara narasumber lainnya, Prof. Suwito menjelaskan bagaimana menghadirkan proses pembelajaran yang menciptakan mahasiswa imajinatif hingga menyusun kurikulum yang futuristik. 

Lebih lanjut, Prof. Suwito memberikan banyak arahan dalam pembuatan instrumen proses pembelajaran dengan karakteristik pembelajaran yang interaktif, holistik, integratif, saintifik, kontekstual, tematik, efektif, kolaboratif, dan berpusat pada mahasiswa. 

Ketua Pusat Penyusunan Standar LPM UIN Sunan Ampel, Dr. Kusairi, yang turut hadir dalam kegiatan workshop ini berharap salah satu output dari kegiatan ini dapat diselesaikan dengan baik, yaitu desain Rencana Perkuliahan Semester (RPS).

“RPS ini tidak hanya wajib bagi dosen tarbiyah atau keguruan namun seluruh dosen dalam mempersiapkan pembelajaran yang akan dilakukan,” ujarnya.

Pada hari kedua, workshop diisi dengan penyusunan dokumen RPS oleh seluruh dosen Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan Ampel. Hadir pula dalam kegiatan ini dosen Politeknik Elektronika Negeri Surabaya, Moh. Zikky, SST, MT yang berbagi pengalaman dalam penyusunan RPS.(*)

Jurnalis : Lely Yuana
Editor : Ferry Agusta Satrio
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok
Sumber : TIMES Surabaya

Komentar

Registration